Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banjarnegara Hari Ini

Mengerikan, Begini Kondisi Sungai di Banjarnegara Jika Meluap, Mengalir Deras dan Air Keruh

Di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara air sungai Santen di Rt 04 Rw 01 meluap hingga mengancam jembatan.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
RAPI BANJARNEGARA
Kondisi sungai di Kabupaten Banjarnegara yang meluap karena curah hujan tinggi, Selasa (2/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Curah hujan tinggi membuat sejumlah sungai di Kabupaten Banjarnegara meluap.

Meluapnya sungai-sungai di Banjarnegara ini melahirkan pemandangan mengerikan. 

Di Sungai Kacangan misalnya, air meluap hingga membanjiri lahan di sekitarnya.

Di Kecamatan Wanadadi, sungai itu meluap dengan airnya yang keruh dan deras. 

Baca juga: Sesepuh Adat Dieng Banjarnegara Bocorkan Fenomena Anak Berambut Gembel, Begini Ceritanya

Baca juga: Saking Kesalnya Hadapi Genangan, Pedagang Tanam Kangkung di Kompleks Pasar Darurat Banjarnegara

Baca juga: Berikut Hasil Pemeriksaan KPK Terhadap Ajudan Budhi Sarwono, Kaitan Kasus Korupsi di Banjarnegara

Baca juga: Cara Pemkab Banjarnegara Cegah Longsor, Tanam Bibit Bintamin dan Akasia Dekuren di Bukit Sipandu

Bahkan air sungai berarus kencang itu sudah hampir menyentuh permukaan badan jembatan. 

Bahkan di video yang beredar di medsos, tampak air sungai meluap hingga menyentuh muka jembatan gantung.

Padahal, jarak jembatan dengan muka air sungai di bawahnya dalam kondisi normal cukup tinggi. 

Di wilayah lebih tinggi, Desa Beji, Kecamatan Banjarmangu, Sungai Kacangan juga meluap dengan arus yang deras. 

Di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, air sungai Santen di Rt 04 Rw 01 meluap hingga mengancam jembatan.

Luapan sungai itu bahkan mengikis tebing sungai hingga bahu jalan ikut tergerus. 

Jalan di sekitarnya juga retak hingga terancam tertarik longsor.

Detik-detik tebing sungai itu longsor bahkan terekam kamera amatir warga. 

"Akibat hujan lebat dan durasi lama."

"Sehingga debit air naik mengikis tebing dan terjadi guguran tanah," kata Khadis, Relawan RAPI Kabupaten Banjarnegara itu kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/11/2021). 

Khadis mengatakan, akibat bencana tersebut, akses melalui jembatan itu ditutup sementara. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved