Berita Jawa Tengah
DPUPR Kendal: Proyek Jalur Penghubung Boja-Sukorejo Selesai Akhir Desember 2021
Perbaikan jalan penghubung Kendal bagian atas ini ditangani DPU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng sejak Maret hingga 3 Desember 2021.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Perbaikan jalan penghubung Kecamatan Boja dengan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal ditarget selesai pada Desember 2021.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah mengebut peningkatan jalan sejauh 1 kilometer di wilayah perbatasan Kecamatan Patean dengan Kecamatan Singorojo senilai Rp 9,2 miliar.
Dalam pekerjaannya, petugas memangkas gunung batu agar jalan tidak terlalu menanjak dan bisa diperlebar.
Sehingga ruas jalan tidak lagi membahayakan saat dilalui truk-truk besar.
Baca juga: Wisata di Kendal Mulai Diserbu Warga, Contohnya Seperti di River Walk Boja
Baca juga: Keren Nih, Lapas Kelas IIB Kendal Punya Industri Pakan Ternak, Produksi Sehari Bisa Capai 1 Ton
Baca juga: Mengenal Tradisi Weh-wehan, Tradisi Warga Kaliwungu Kendal Berbagi Makanan di Hari Maulid Nabi
Baca juga: Kini Giliran Izin Dua Sekolah Dicabut, Disdikbud Kendal: Pelaksanaan PTM Terbukti Abai Prokes
Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sugiono mengatakan, perbaikan jalan penghubung Kendal bagian atas ini ditangani DPU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng sejak Maret hingga 3 Desember 2021.
Dalam pekerjaannya, petugas memangkas bukit hingga 30 meter agar tidak terlalu curam.
Selain itu, juga dilakukan pengeprasan gunung batu untuk meluruskan ruas jalan.
"Kondisi saat ini pemotongan lahan mendekati final (rampung), tinggal perapian."
"Untuk gunung batu hanya dikepras 13 meter sebagai badan jalan karena kondisinya yang tidak memungkinkan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (21/10/2021).
Sugiono menjelaskan, besarnya gunung batu yang rencananya dihancurkan tidak bisa direalisasi karena beberapa faktor.
Batu tidak bisa dihancurkan dengan dinamit karena membahayakan penduduk sekitar yang terlalu dekat dengan permukiman.
Meski dilakukan menggunakan alat berat, petugas kesulitan karena kondisi geografis yang sulit dijangkau dari berbagai arah.
"Rencana awal penggempuran gunung batu, namun karena kondisi tidak memungkinkan."
"Hanya dikurangi sebagian, dipotong 13 meter untuk badan jalan," ujarnya.
Sesuai target, perapian gunung batu selesai dalam 2 pekan ke depan.