Berita Jawa Tengah

Wisata di Kendal Mulai Diserbu Warga, Contohnya Seperti di River Walk Boja

Pengunjung dari dalam Kabupaten Kendal maupun luar daerah pun mulai memadati tempat-tempat wisata, khususnya saat weekand atau hari libur.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Kolam renang River Walk Boja, Kabupaten Kendal mulai dipadati pengunjung saat hari libur Maulid Nabi, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Puluhan destinasi wisata di Kabupaten Kendal mulai dibuka kembali dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang ketat.

Pengunjung dari dalam kabupaten maupun luar daerah pun mulai memadati tempat-tempat wisata, khususnya saat weekand atau hari libur.

Di River Walk Boja, antusias pengunjung cukup tinggi.

Baca juga: Mengenal Tradisi Weh-wehan, Tradisi Warga Kaliwungu Kendal Berbagi Makanan di Hari Maulid Nabi

Baca juga: Kini Giliran Izin Dua Sekolah Dicabut, Disdikbud Kendal: Pelaksanaan PTM Terbukti Abai Prokes

Baca juga: Keren Nih, Lapas Kelas IIB Kendal Punya Industri Pakan Ternak, Produksi Sehari Bisa Capai 1 Ton

Baca juga: Sasar 60 Ribu Keluarga di Kendal, Program Bantuan Rumah Bersubsidi, Begini Teknisnya

Khususnya bagi orangtua yang mengajak anaknya untuk mandi di kolam renang yang telah disediakan.

Ratusan anak mulai memadati Kolam Renang River Walk sejak pukul 08.00, Rabu (20/10/2021).

Sebagian juga mengunjungi beberapa spot foto, dan kandang berbagai macam hewan. 

Pengelola River Walk Boja Kendal, Maria Marselina mengatakan, tempat wisata yang dikelolanya sudah tutup selama 2 bulan terdampak PPKM.

Meski tak ada pengurangan karyawan, omzetnya turun drastis.

Bahkan, saat dibuka dengan pembatasan saja masih jauh dari target yang diharapkan.

"Kalau omzet turunnya lebih dari 50 persen."

"Kami bahkan tutup 2 bulan, mulai buka lagi awal September 2021," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/10/2021).

Menurut Maria, keadaan pontang-panting sempat dialami manajemen River Walk Boja saat harus tutup.

Tak ada sepersen pun pendapatan yang masuk.

Untuk menjaga dan merawat wahana wisata diberlakukan sistem shift bagi karyawan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan.

Maria pun bersyukur karena saat ini destinasi wisata sudah diperbolehkan buka kembali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved