Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Resmi Dibuka, Seleksi JPT Pratama Kota Tegal, Isi Kekosongan Empat Posisi Kepala

Ada empat tahapan seleksi yakni seleksi administrasi, uji kompetensi melalui penggalian potensi, uji gagasan tertulis serta wawancara.

PEMKOT TEGAL
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memberikan arahan kepada 15 pejabat yang mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Hotel Grand Dian Cirebon, Jumat (15/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CIREBON - 15 pejabat di Lingkungan Pemkot Tegal mengikuti seleksi terbuka dan kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Hotel Grand Dian Cirebon, Jumat (15/10/2021).

Seleksi tersebut untuk mengisi empat jabatan. 

Posisi tersebut yaitu Kepala DPMPTSP, Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan, Kepala DKPPP, dan Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal.

Baca juga: Kota Tegal Kembali Berstatus Zona Hijau, Sejak 10 Oktober Tak Ada Kasus Covid

Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Honda City Tabrak Warung Tambal Ban di Tegal. Berakhir Nyungsep di Parit

Baca juga: Sejoli Ini Rampas Handphone, Korban Pemilik Warung di Jalan Teri Kota Tegal, Begini Kronologisnya

Baca juga: Sebulan Bisa Panen Satu Kuintal Jangkrik Cliring, Modal Guru SD di Tegal Ini Cuma Rp 1 Juta

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, ada empat tahapan seleksi yakni seleksi administrasi, uji kompetensi melalui penggalian potensi, uji gagasan tertulis serta wawancara.

"Pelaksanaan kegiatan seleksi merupakan amanat ketentuan."

"Bahwa pengisian JPT Pratama Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS."

"Dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan."

"Lalu rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan jabatan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (15/10/2021). 

Dedy Yon berharap, nantinya pejabat yang terpilih bisa bekerja secara baik.

Karena ke depan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh Pemkot Tegal akan bertambah.

Sehingga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dia mengatakan, pembangunan tersebut nantinya dapat memberikan fasilitas bagi masyatakat Kota Tegal dan sekitarnya. 

"Tidak hanya sebagai kota barang dan jasa, tapi kota transit, kota bisnis, dan jadi destinasi wisata."

"Kota Tegal menjadi heritage dan cagar budaya."

"Dengan harapan kota yang padat penduduk dan sebagai central city serta transit bagi para pelancong," ungkapnya. (*)

Baca juga: Pemkab dan DPRD Purbalingga Sepakati KUA PPAS 2022, Ada Pergeseran Sejumlah Kegiatan

Baca juga: Selamat, Desa Selabaya Purbalingga Juara Posko Covid-19 dan Jaga Tangga Tingkat Kabupaten

Baca juga: Modal Awal Iuran Rp 125 Ribu, Kelompok Ikan di Banjarnegara Ini Sudah Miliki Aset Rp 1 Miliar

Baca juga: Banjarnegara Jadi Sasaran Bantuan Alsintan Kementan, Penyumbang Kentang Terbesar Kedua di Indonesia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved