Breaking News:

Berita Purbalingga Hari Ini

Beginilah Ucap Syukur Sundari Terima Bantuan Pemkab Purbalingga, Anaknya Alami Hidrocefalus

Ventriculoperitoneal shunt (VP Shunt) adalah alat yang berfungsi mengalirkan cairan otak yang menumpuk pada pengidap hidrosefalus.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat bertemu dengan Sundari (35) warga RT 3 RW 1 Desa Sidanegara, dan anaknya Afifah Aprilia (5) yang menderita Hidrocefalus, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bantuan untuk Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB) sangat dibutuhkan bagi Sundari (35) warga RT 03 RW 01 Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga.

Pasalnya setiap bulan, istri dari Kuswanto kuli bangunan ini harus membawa anak keduanya Afifah Aprilia (5) ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Afifah menderita penumpukan cairan otak sejak bayi (hidrocefalus). 

Baca juga: Desa Tegalpingen dan Tumanggal Terhubung Jalan Baru, TMMD Tahap III 2021 Purbalingga Resmi Ditutup

Baca juga: Warga Cibangkong Banyumas Ditangkap Anggota Polres Purbalingga, Ada Sabu 0,5 Gram di Kamar Kos

Baca juga: Tindaklanjuti Perpres No 82 Tahun 2021, Bupati Purbalingga Serap Aspirasi Pimpinan Ponpes

Baca juga: Dukung Pembangunan UIN Saizu, Bupati Purbalingga Ingin Kampus Beroperasi di Masa Kepemimpinannya

Sehingga dokter melakukan operasi pemasangan selang untuk membuang cairan dari otak atau dalam istilah kedokteran operasi Ventriculoperitoneal Shunt (VP Shunt)

Ventriculoperitoneal shunt (VP Shunt) adalah alat yang berfungsi mengalirkan cairan otak yang menumpuk pada pengidap hidrosefalus.

Penumpukan cairan ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan di otak dan lambat laun akan memicu kerusakan yang serius.

Pemasangan VP shunt dilakukan melalui prosedur bedah oleh dokter spesialis bedah saraf

"Memasuki usia dua tahun, Afifah tidak bisa bicara dan berjalan, padahal sebelumnya bisa melakukan itu." 

"Kata dokter, ada penyumbatan pada selang yang terpasang di perut," ujar Sundari kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/10/2021).

Sejak usia dua tahun, setiap bulan Afifah harus menjalani terapi di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved