Breaking News:

Liga 2 2021

Tak Aman! Persis Solo Baru Raih 5 Poin setelah Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta dalam Derbi Mataram

Laga derbi Mataram yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dan Persis Solo, di Stadion Manahan, Selasa (12/10/2021) malam, berakhir imbang 0-0.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
Dok Persis Solo
Pemain Persis Solo Beto Goncalves saat melakukan heading memperebutkan bola dari pemain PSIM Yogyakarta, Selasa (12/10/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Laga derbi Mataram yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dan Persis Solo, di Stadion Manahan, Selasa (12/10/2021) malam, berakhir imbang 0-0.

Pada laga sebelumnya, Persis Solo juga ditahan imbang oleh tim Laskar Kalinyamat dengan hasil 1-1.

Dua hasil imbang ini menjadi catatan kurang baik bagi Laskar Sambernyawa yang berada di posisi kedua klasemen sementara Liga 2 Grup C.

Saat ini, Persis Solo berada di urutan kedua dengan 5 poin, di bawah PSCS Cilacap yang mengantongi 9 poin.

Jika tak hati-hati, Persis Solo bisa tergeser ke posisi bawah klasemen grup sehingga tak bisa melanjutkan pertandingan ke babak berikutnya.

Baca juga: Sama-sama Targetkan Poin Penuh di Derbi Mataram, Ini Strategi PSIM Yogyakarta dan Persis Solo

Baca juga: Klubnya Ditahan Imbang 1-1, Dirut Persis Solo Kaesang Pangarep Puji Kiper Persijap Jepara

Baca juga: Ditinggal Ibnu Grahan, PSG Pati Rahasiakan Pelatih Baru. Siap Menatap 8 Sisa Laga di Liga 2

Baca juga: Tak Gentar Hadapi PSG Pati, PSCS Cilacap Ingin Raih 3 Poin di Laga Kedua Liga 2 2021

Menanggapi kondisi ini, Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto menyampaikan permohonan maaf kepada suporter maupun pecinta Laskar Sambernyawa.

"Mohon maaf buat suporter dan pecinta Persis Solo. Kami sudah berusaha maksimal, berusaha mengganti pemain untuk lebih menyerang lagi. Tapi, hasilnya tetap 1 poin," ucap Eko.

Eko mengakui, hasil imbang 0-0 dari Laskar Mataram memberi kerugian besar bagi Persis Solo.

"Menurut saya, kerugian yang besar. Seharusnya, tim bisa dapat poin penuh. Tetap evaluasi di pertandingan selanjutnya," terangnya.

Dalam pertandingan, para pemain di lini tengah Persis Solo tidak maksimal dalam merebut maupun mempertahankan bola dari tim lawan.

"Berusaha lewat tengah, gak bisa. Tadi, hanya shoting si Beto, tapi ndak bisa melakukan finishing. Beberapa kali finishing juga lemah, ini PR buat ke depannya," ungkap Eko.

Sementara itu, Kiper Persis Solo Wahyu Tri Nugroho menyampaikan ketidakpuasannya dengan hasil pertandingan melawan PSIM Yogyakarta itu.

"Tentunya, kami semua juga tidak senang dengan hasil seri. Kami ingin menang juga dan ini kompetisi. Kami harus cepat move on untuk pertandingan selanjutnya," tuturnya.

Baca juga: Ada Libur Maulid Nabi, ASN Dilarang Ambil Cuti dan Bepergian Keluar Daerah Pekan Depan

Baca juga: Lengkapi Berkas Perkara Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Banjarnegara, KPK Kembali Sita Dokumen

Baca juga: Pegawai Kantor Gubernur DIY Berhamburan, Rasakan Guncangan Akibat Gempa

Baca juga: Dipicu Saling Pandang, Pemuda Kampung Sawah dan Karyawan Distributor Adu Jotos di Kalimas Semarang

Saat ditanya apakah para pemain kurang relaks saat laga Derbi Mataram melawan Laskar Mataram, Wahyu Tri menjawab tegas tidak.

"Tidak, semua pemain, sebelum main, kami sudah antusias kami mau berikan yang teebaik. Cuma, di lapangan, ekspektasi tinggi kita, semua, pelatih ekspektasi tinggi, tapi di lapangan sudah coba dan hasil kurang memuaskan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved