Berita Sejarah
Cerita Dibalik Kamp Isolasi Gerwani Era G30S di Batang: Sukarni Kecil Suka Nonton Mereka Main Wayang
Sukarni (52), warga Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, masih mengingat kenangannya ketika berumur 10 tahun.
Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
"Saya juga masih ingat, pada Desember 1979, saat para tahanan dibebaskan dan sebelum meninggalkan penjara, saya sempat bercengkerama dengan mereka, mereka ramah, dan beberapa memberikan baju maupun makanan," katanya.
Karena ramahnya para tahanan tersebut, Sukarni sampai ingat nama tahanan yang pernah bertemu dengannya, sebelum mereka meninggalkan penjara.
"Bu Endang, saya masih ingat, ia ramah dan baik. Beberapa waktu lalu, saya sempat dipertemukan, dan ia masih ingat juga dengan saya," ceritanya senang.
Kamp tempat menahan anggota Gerwani yang diceritakan Sukarni terletak di dua wilayah dan dibatasi sungai.
Tempat pesakitan tersebut terletak di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dan Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal.
Dua komplek penjara itu terhubung dengan jembatan yang hingga kini masih digunakan warga.
Meski kini sebagian bangunan sudah beralih fungsi menjadi tempat wisata pamandian air panas, yang ada di Desa Sangubanyu, namun masih bisa ditemukan puing-puing bekas penjara, semisal pondasi bangunan yang sudah berumur setengah abad lebih.
Baca juga: Gudang Shopee Express di Pejaringan Jakarta Utara Terbakar, Begini Nasib Barang Pesanan Konsumen
Baca juga: Selamat! Pemkab Purbalingga Raih Opini WTP Kelima secara Berturut-turut
Baca juga: Pencarian Nelayan di Pantai Sumberjati Kebumen Dihentikan, Korban Terakhir Ditemukan di Hari Kelima
Baca juga: Bocah 7 Tahun Diduga Diperkosa di Stadion Mini Purwokerto, Polresta Banyumas Dalami Kasus
Menurut Litif (19), penjaga loket di pemandian air panas Sangubanyu, pemandian air panas tersebut selalu ramai dikunjungi wisatawan.
"Hampir 100 pengunjung setiap hari, apalagi saat akhir pekan. Di sini buka sampai pukul 21.00 WIB."
"Bangunan seperti jembatan juga sudah ada dari dulu, bahkan kata orang tua saya, sebelum saya lahir sudah ada," imbuhnya.
Jika bangunan eks penjara yang pernah didiami anggota Gerwani di wilayah Kabupaten Batang telah berubah fungsi, bangunan bekas penjara di wilayah Kendal, masih difungsikan dan diperbaiki di beberapa titik.
Bangunan itu kini berubah nama dan berfungsi sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Plantungan. (*)