Berita Jawa Tengah
Pasca Tiga Ruang SMPN 3 Kaliwungu Terbakar, Ini Janji Bantuan Disdikbud Kendal
Hasil penyelidikan, api diduga muncul dari aktivitas bakar sampah di belakang gedung SMP Negeri 3 Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Disdikbud Kabupaten Kendal bakal memfasilitasi perbaikan 3 ruang di SMP Negeri 3 Kaliwungu yang terbakar.
Hal itu ditegaskan Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi ketika meninjau kondisi bangunan yang terbakar, Senin (4/10/2021).
Wahyu menyampaikan, dari 3 ruang yang terbakar itu meliputi ruang kelas, laboratorium, dan gudang penyimpanan alat, saat ini tidak bisa difungsikan.
Baca juga: Sepekan Babat Habis Eceng Gondok, Fokus di Kalibuntu dan Kaliaji - Cara Kendal Sambut Penghujan
Baca juga: 3 Ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu Kendal Terbakar, PTM Terbatas Jalan Terus
Baca juga: Alhamdulillah Sudah Kosong, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Kendal
Baca juga: 160 Peternak Gulung Tikar di Kendal, Dampak Anjlognya Harga Telur, Tiap Kilogram Merugi Rp 6.000
Pihaknya berjanji akan segera memperbaiki ruang kelas yang mengalami kerusakan terparah.
Sedangkan dua ruang sisanya, akan disampaikan kepada Baznas Kendal agar bisa dibantu untuk perbaikan atap.
"Kami coba tinjau langsung."
"Ada satu ruang keras terdampak jadi objek perbaikan kami."
"Laboratorium IPA dan satu ruangan lainnya akan kami mohonkan ke Baznas secepatnya supaya nanti bisa digunakan kembali," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/10/2021).
Kata Wahyu, peristiwa terbakarnya beberapa ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu pada Minggu (3/10/2021) sudah diterimanya.
Hasil penyelidikan, api diduga muncul dari aktivitas bakar sampah di belakang gedung sekolah.
Kemudian api merambat ke penutup jendela yang terbuat dari plastik dan membakar atap bangunan.
Atas peristiwa itu, Wahyu bersama tim bakal menginventarisir kerugian agar bisa dianggarkan untuk perbaikan.
Dia juga memastikan proses simulasi PTM di SMP Negeri 3 Kaliwungu tidak terganggu.
Dengan catatan, pihak sekolah bisa memanfaatkan bangunan lain yang terpisah sebagai ruang belajar.
"Untuk perkiraan, anggaran ditaksir tidak sampai Rp 100 juta."
"Untuk PTM aman, namun harus dijaga ketat agar bangunan yang terbakar steril."
"Setelah ini, kami bersurat ke Baznas agar bisa segera dikerjakan," tuturnya.
Wahyu berharap, kejadian ini sebagai pengingat agar ke depan lebih hati-hati dalam melakukan segala aktivitas.
Terlebih yang bersangkutan dengan lingkungan.
Plt Kepala SMP Negeri 3 Kaliwungu, Waluya Sihana menerangkan, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari hari, saat tidak ada aktivitas pembelajaran di dalam sekolah.
Pasca kejadian, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan memotong saluran listrik agar kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap bisa berlangsung.
"Kami sudah berkordinasi dengan Polsek, kecamatan, dan dinas terkait."
"Selanjutnya kami tunggu informasi lebih lanjut dari dinas, terkait perbaikan bangunan."
"Sementara kami tutup dengan terpaulin terlebih dahulu agar tidak terdampak air hujan," terang Waluya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: 55 PAUD di Banyumas Mulai Gelar PTM Terbatas, Setiap Kelas Dibatasi 5 Siswa
Baca juga: Kejar Level 2 PPKM, Bupati Banyumas Targetkan Vaksinasi Covid Oktober Capai 50 Persen
Baca juga: Tahanan di Rutan Purbalingga Pakai dan Edarkan Obat, Didapat dari Petugas Kesehatan Rutan
Baca juga: Polres Purbalingga Temukan 268 Pelanggaran selama Operasi Patuh Candi 2021, Tilang Diganti Teguran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pasca-kebakaran-ruang-smpn-3-kaliwungu.jpg)