Berita Purbalingga

Kampleng Kini Tempati Rumah Layak Huni, Dapat Bantuan dari PMI dan Bazda Purbalingga

Kampleng (42), warga RT 02 RW 05 Dusun Sipentul, Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga, terlihat sumringah menerima rombongan bupati.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi beserta rombongan mengunjungi Kampleng (42), warga RT 02 RW 05 Dusun Sipentul, Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kampleng (42), warga RT 02 RW 05 Dusun Sipentul, Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga, terlihat sumringah.

Wajahnya ceria saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi beserta rombongan, Minggu (3/10/2021).

Apalagi, kini, Kampleng mulai menempati rumah baru. Sebelumnya, dia tinggal di gubuk tak layak huni dan terancam bahaya tanah longsor.

Maklum, Dusun Pentul, begitu warga biasa menyebut Dusun Sipentul, terletak di daerah rawan bencana tanah longsor.

Hingga akhirnya, tempat tinggalnya dibangun ulang Palang Merah Indonesia (PMI), didukung Bazda, serta sumbangan perangkat desa setempat.

Baca juga: ITBMP Hadir di Purbalingga, Bupati Berharap Indeks Pembangunan Manusia Meningkat

Baca juga: Dongkrak Produksi Gula Organik, Kementan Bantu 2.700 Bibit Pohon Kelapa bagi Petani di Purbalingga

Baca juga: Napi Rutan Purbalingga Diajak Memproduksi Truk Oleng Mainan Anak-anak, Dijual Rp 100 Ribu/Buah

Baca juga: Cerita Siswa SMP Negeri 4 Mrebet Purbalingga Jalani Karantina 10 Hari, Belajar Bareng saat Bosan

Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, Kampleng yang menyandang disabilitas, sering dibantu tetangga.

Kampleng tidak memiliki istri, kesehariannya juga merawat kakak kandung perempuannya, Kiptiah, yang sakit stroke.

"Kampleng tidak mau hanya mengandalkan bantuan tetangga, dia mulai membuat kerajinan dari kayu, semisal keris, miniatur alat pertanian, dan mainan kayu lain," ujar Kepala Desa Gunung Wuled Latif dalam rilis yang diterima, Senin (4/10/2021).

Latif mengungkapkan, meski secara fisik tubuhnya tidak sempurna namun Kampleng memiliki semangat hidup dan berusaha.

Hanya saja, ketika melihat rumah Kampleng, perangkat desa merasa tidak tega.

Latif akhirnya menghubungi berbagai pihak, termasuk PMI Purbalingga.

"Akhirnya, PMI menggandeng Bazda, dan didukung perangkat desa hingga terkumpul uang Rp 58 juta untuk membangun rumah Kampleng yang lebih layak."

"Untuk (pengadaan) perabotan rumah, dibantu dari Bank Artha Perwira dan BPRS Buana Mitra Perwira Purbalingga," ungkapnya.

Bupati Purbalingga yang juga Ketua PMI Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang peduli kepada Kampleng di tengah keterbatasan fisik.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 4 Oktober 2021: Rp 1.857.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Senin 4 Oktober 2021: Siang Diperkirakan Hujan, Malam Berawan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Senin 4 Oktober 2021: Siang dan Malam Diperkirakan Berawan

"PMI bersama Bazda dan didukung Pemdes Gunungwuled, telah membangun rumah yang layak huni berukuran 5x10 meter di tanah milik perangkat desa setempat."

"Mudah-mudahan, rumah ini bisa mendukung kerja Kampleng membuat kerajinan dari kayu," kata Bupati Tiwi, sapaannya.

Tiwi juga mengaku kagum dengan semangat Kampleng menjalani kehidupan.

Kondisi fisik tak menghalanginya untuk terus menjalankan usaha yang diberi nama Bekatul (Berkah Karya Pentul).

"Kampleng tadi menyampaikan perlu bantuan peralatan pertukangan kayu dan kami akan mewujudkan permintaan Kampleng agar bisa mendukung kerjanya lebih baik lagi," imbuhnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved