Berita Kudus

Hore! 300 Anak Yatim di Kudus Dapat Hadiah Sepeda dari Lazisnu

Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kudus atau NU Care membagikan 300 sepeda kepada anak yatim di Makodim 0722/Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Perwakilan anak yatim menerima sepeda dari Lazisnu Kudus, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kudus atau NU Care membagikan 300 sepeda kepada anak yatim di Makodim 0722/ Kudus, Selasa (28/9/2021).

Ketua Lazisnu Kudus Muhammad Ihdi Fahmi Tamami mengatakan, kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya.

Pertama, program sepeda untuk anak yatim berlangsung pada 2019.

Waktu itu, sepeda yang dibagikan sebanyak 75 unit.

Kemudian, pada 2020, ada 150 unit sepeda yang dibagikan.

"Ini yang ketiga, 300 sepeda (dibagikan) bertempat di Makodim 0722 Kudus," kata Ihdi.

Baca juga: Dialah Mbah Pasran, Tinggal Seorang Diri di Area Makam Desa Puyoh Kudus, Berikut Kisah Sedihnya

Baca juga: Masih Banyak Sekolah Abai Protokol Kesehatan, Bupati Kudus: Kami Akan Bentuk Satgas Independen

Baca juga: Mayoritas Desa Sudah Berstatus Zona Hijau, Bupati Kudus Tetap Genjot Vaksinasi Covid. Ini Alasannya

Baca juga: Nama Habib Jafar Al-Kaff Dicanangkan Jadi Nama Jalan di Kudus, Hartopo: Bagian Penghormatan Kami

Ihdi mengatakan, sepeda yang dibagikan bersumber dari para pendonor yang memasrahkan hartanya, baik berupa sedekah maupun infak ke Lazisnu Kudus.

Para pendonor itu tak hanya datang dari Kudus, tetapi juga luar daerah bahkan luar negeri.

"Ini berkat dukungan dari para donatur yang sudah menitipkan dana infak dan sebagainya untuk kami serahkan pada anak yatim yang ada di Kabupaten Kudus," katanya.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya pernah menasarufkan zakat produktif kepada para janda yang masih menghidupi anaknya yang yatim.

Namun, karena ada beberapa anak yatim yang merengek meminta sepeda, akhirnya para janda mengalihkan zakat produktif yang didapat untuk membelikan sepeda anaknya.

Berawal dari situ, ide memberikan sepeda kepada anak yatim muncul.

Ihdi melanjutkan, selama ini, santunan bagi anak yatim juga bersifat konsumtif.

Dengan diberikan sepeda maka akan lebih bermanfaat untuk menopang kegiatan anak dalam sekolah, mengaji, dan bermain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved