Breaking News:

Berita Tegal

Hore! Tes PCR Sistem Layanan Tanpa Turun Bakal Dibuka di RSUD Kardinah Kota Tegal. Segini Harganya

Tak lama lagi, warga bisa melakukan tes PCR lewat layanan drive thru atau layanan tanpa turun (lantatur) di RSUD Kardinah Kota Tegal.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang warga sedang melintasi menuju bagian dalam RSUD Kardinah Kota Tegal, Selasa (4/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Tak lama lagi, warga bisa melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) lewat layanan drive thru atau layanan tanpa turun (lantatur) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal.

Pengoperasian layanan ini tinggal menunggu hasil visitasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI.

Layanan baru ini akan dibuka setelah RSUD Kardinah memiliki laboratorium PCR dalam bentuk kontainer.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kardinah dr Agus Dwi S mengatakan, pihaknya masih menunggu izin operasional tes PCR lantatur ini.

"Kami sudah siap operasional, tinggal menunggu hasil visitasi nanti bagaimana. Kalau kami, inginnya segera," kata Agus Dwi saat mendampingi tim visitasi di komplek RSUD Kardinah, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Alhamdulillah Sudah Dibuka Lagi, Jam Kunjung Pasien RSUD Kardinah Kota Tegal, Ini Jadwalnya

Baca juga: Alhamdulillah Sudah Lega, Nakes RSUD Kardinah Tegal Sudah Disuntik Vaksin Moderna

Baca juga: Evaluasi Pembukaan Bioskop di Kota Tegal: Masih Banyak Warga Enggan Unduh Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Kasus Narkoba Meningkat di Kota Tegal, Fakta Menyebut Ada 36 Kasus Periode Januari-September 2021

Agus mengatakan, pemeriksaan di laboratorium PCR juga melayani sistem lantatur untuk memudahkan masyarakat.

"Dengan layanan drive thru, masyarakat bisa ke sini tanpa harus turun dari kendaraan. Nanti, hasil pemeriksaan bisa dikirimkan lewat email atau WA," kata Agus.

Agus mengatakan, selain melayani pemeriksaan untuk umum, laboratorium PCR tersebut juga digunakan pemerintah untuk menangani kasus Covid-19.

"Bagi masyarakat yang sakit di rumah sakit, tentu pemerintah menjamin dan membiayai. Namun, bagi yang sehat, misalnya untuk keperluan perjalanan, dan lainnya, maka bayar," kata Agus.

Pemeriksaan umum PCR dipatok seharga Rp 450.000.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved