Berita Semarang
Kota Semarang Bakal Punya Empat Rumah Sakit Baru, Masih Proses Pembangunan
Kota Semarang bakal mempunyai empat rumah sakit baru. Saat ini, empat rumah sakit tersebut masih dalam proses pembangunan.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kota Semarang bakal mempunyai empat rumah sakit baru. Empat rumah sakit yang sedang dalam proses pembangunan itu adalah RS Akpol, RS MAJT, RS Unwahas, dan RS Primaya, yang sempat menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.
Empat rumah sakit baru ini dibangun hasil kerja sama beberapa pihak, untuk memberi pelayanan kesehatan yang lebih baik, bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan, Kota Lunpia sebenarnya sudah memiliki banyak rumah sakit.
Namun, pada kenyataannya, saat kasus Covid-19 meledak, rumah sakit dan tenaga kesehatan dinilai masih kurang.
Pada Mei-Juli 2021 lalu, Kota Semarang sempat menempati puncak pandemi Covid-19.
Baca juga: 3000 Pedagang Mi dan Bakso di Semarang Dapat Vaksin Covid, Tempat Jualan Akan Dipasangi Stiker
Baca juga: Belum 24 Jam Pulang dari Rumah Sakit, Operator Tempat Karaoke Argorejo Semarang Meninggal di Wisma
Baca juga: Ganjar Dapat Titipan Hadiah Baju Adat Tobelo di Semarang: Bagus Banget, Sesuai Ukuran Saya
Baca juga: Sambut Datangnya Musim Hujan, DPU Kota Semarang Gencar Keruk Sedimentasi Sungai dan Gorong-gorong
Bahkan, saat itu, semua rumah sakit rujukan Covid-19 penuh. Pemerintah Kota Semarang kemudian menambah tempat isolasi terpusat.
"Kami punya banyak rumah sakit tapi begitu ada tsunami Covid, yang kemarin itu, ternyata kurang."
"Dari sisi SDM, misalnya, beberapa tempat isoter (isolasi terpusat) sampai buka relawan. Bahkan, kami sampaikan ke teman-teman akademisi untuk membuka fakultas kesehatan, kedokteran," jelas Hakam, Rabu (15/9/2021).
Hakam menyebutkan, Kota Semaramg memiliki 18-20 rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.
Menurutnya, secara kapasitas, rumah sakit yang ada memang mencukupi jika hanya untuk merawat pasien dari Kota Semarang.
Namun, faktanya, Kota Semarang menjadi rujukan bagi pasien dari berbagai daerah.
Dia pun bersyukur, banyak pihak yang bersedia membangun rumah sakit di Kota Semarang.
"Masih ada investor yang akan membangun rumah sakit di Kota Semarang tapi masih dalam proses administrasi," bebernya.
Tak hanya keterlibatan pihak ketiga, Pemerintah Kota Semarang juga sedang membangun fasilitas kesehatan baru, yakni RSUD Tipe D Mijen.
Baca juga: Beri Kuliah Umum di STIKOM Yos Sudarso, Bupati Banyumas Ajak Mahasiswa Kuasai Informasi Teknologi
Baca juga: 20 Peserta Absen Seleksi PPPK Guru di Karanganyar, Masih Diberi Kesempatan Ikut Ujian Susulan
Baca juga: Mulai 16 September 2021, Tempat Wisata di Kota Tegal Dibuka Lagi. Pengunjung Wajib Sudah Vaksin
Baca juga: Desa Tegalpingen Purbalingga Bakal Terhubung dengan Tumanggal, Dikerjakan Lewat TMMD Sengkuyung
Diharapkan, pada 2021 ini, pembangunan sudah rampung dan bisa dimanfaatkan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-kota-semarang-moh-abdul-hakam-rabu-492021.jpg)