Astra Honda Motor
Astra Honda Motor Beri Tips Biar Kinerja Aki Bisa Optimal, Perhatikan Empat Hal Ini
Komponen baterai atau lebih dikenal sebagai aki merupakan salah satu bagian vital dari sebuah sepeda motor.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA – Komponen baterai atau lebih dikenal sebagai aki merupakan salah satu bagian vital dari sebuah sepeda motor.
Pada sepeda motor terkini yang telah dibekali dengan teknologi injeksi, sebagian besar sumber tenaga listrik berasal dari aki sedangkan sumber lainnya dihasilkan oleh generator atau spul pengisian.
Kondisi aki yang prima dapat memberikan daya listrik yang optimal ke setiap bagian kelistrikan sebuah sepeda motor.
Baca juga: Ronald Sinaga Pembeli Pertama Honda CBR60RR, Berikut Harga dan Spesifikasi Lengkapnya
Baca juga: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional, Ini Daftar Banjir Program Spesial Astra Honda Motor
Baca juga: Risikonya Terjatuh Saat Berkendara Bisa Kamu Kurangi, Begini Tipsnya Menurut Astra Honda Motor
Baca juga: Merchant Eksternal Astra Motor Bertambah di Yogyakarta, Kolaborasi Bersama Aplikasi Motorku X
Namun saat kondisi performa aki menurun, kemampuan suplai daya listriknya akan berkurang dan secara signifikan berpengaruh pada kinerja bermacam komponen sepeda motor.
Menanggapi hal itu, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro berbagi tips mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan agar kinerja aki sepeda motor kesayangan selalu optimal.

1. Panaskan Mesin Sepeda Secara Berkala
Mobilitas masyarakat yang jauh berkurang di masa PPKM mengakibatkan banyak sepeda motor yang tidak digunakan dalam waktu yang lama.
Oleh karena itu sangat direkomendasikan untuk memanaskan mesin setidaknya 2 atau 3 hari sekali.
Fungsinya untuk mengaktifkan sirkulasi pelumas ke mesin sekaligus menjaga daya aki tetap penuh.
2. Periksa Area Terminal Aki
Proses oksidasi di lingkungan yang lembab dapat menimbulkan kerak berwarna putih di area terminal aki.
Lambat laun kerak ini bisa menghambat proses aliran listrik.
Oleh karena itu jika area terminal terdapat banyak kerak putih, maka segera bersihan dengan menggunakan air panas. Jangan
lupa untuk melepas terminal dari kutup aki terlebih dahulu.
Jika ragu untuk melakukannya sendiri, segeralah bawa ke AHASS terdekat untuk mendapatkan perawatan.
3. Lakukan Pengecekan Secara Rutin
Pemeriksaan rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan daya aki.
Perlu diketahui apakah kondisi fisiknya masih dalam keadaan baik atau ada perlu penggantian.
Selain itu, pengendara atau mekanik akan mengetahui apakah daya aki masih dalam kondisi optimal atau drop.
Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara berkala di AHASS terdekat agar performa dan komponen sepeda motor selalu dalam kondisi prima.
4. Perhatikan Penggunaan Aksesoris Motor dan Modifikasi Kelistrikan
Penggunaan aksesoris kelistrikan yang bukan standar pabrikan seperti perubahan tipe klakson (horn), pemasangan sirene, hingga penambahan lampu variasi akan menambah beban kerja aki.
Beban kerja aki yang berat dalam waktu lama akan membuat usia pakainya semakin pendek.
Selain itu, proses pemasangan aksesoris kelistrikan yang tidak benar beresiko menimbulkan hubungan arus pendek atau korsleting.
“Jika dilakukan dengan benar, 4 hal sederhana tadi bisa memperpanjang usia aki dan membuat kondisi aki selalu optimal."
"Harapannya dengan kondisi aki yang baik performa motor bisa terjaga dan dapat mendukung kebutuhan mobilitas saat dibutuhkan,” pungkas Danang Priyo Kumoro. (*)
• Anak di Cilacap Tega Bunuh Ibu, Sempat Gagal Gunakan Pedang Berkarat
Baca juga: Polisi Ungkap Motif Anak Bunuh Ibu Kandung di Cilacap: Luapan Emosi Karena Sering Diomelin
Baca juga: Harusnya Level 2 PPKM, Ini Data Kasus Covid di Banyumas Versi Dinkes
Baca juga: Pemerhati Anak Minta UPTD PA Banyumas Turun Tangan Bantu Sembuhkan Trauma Balita Korban Percabulan