Breaking News:

Berita Pendidikan

Enam IAIN di Indonesia Diusulkan Jadi UIN, Ada IAIN Purwokerto dan Salatiga

Enam institut agama Islam negeri diusulkan berubah menjadi universitas Islam negeri (UIN). Dua di antaranya adalah IAIN di Provinsi Jawa Tengah.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
iainsalatiga.co.id
Kampus IAIN Salatiga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Enam institut agama Islam negeri (IAIN) diusulkan berubah menjadi universitas Islam negeri (UIN). Dua di antaranya adalah IAIN di Provinsi Jawa Tengah.

Kementerian Agama (Kemenag) terus mengebut proses transformasi atau perubahan status IAIN menjadi UIN ini.

Dilansir dari laman resmi Kemenag, Sekjen Kemenag Nizar mengatakan, usulan ini sudah diajukan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Perubahan bentuk perguruan tinggi Islam ini nantinya akan disahkan dalam Peraturan Presiden (Perpres).

"Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menerbitkan surat ke Kemenpan-RB, Nomor B-379/MA/OT.00/08/2021, tertanggal 30 Agustus 2021, perihal Usul Perubahan Bentuk Enam IAIN menjadi Universitas," kata Nizar dikutip pada Kamis (9/9/2021).

Baca juga: IAIN Salatiga Tutup 3 Hari, Puluhan Dosen di Kampus Terpapar Covid-19

Baca juga: Ditinggal Setahun Jelang Lulus, Mahasiswa IAIN Purwokerto Ini Putuskan Wisuda Virtual di Makam Ayah

Baca juga: Mahasiswa IAIN Kudus Gelar Demo terkait UKT, Minta Diskon dan Perpanjangan Waktu Pembayaran

Menurutnya, proses transformasi ini masih membutuhkan beberapa tahapan. Karenanya, semua pihak diminta bekerja sama dan kompak bergandengan di bawah kepemimpinan Menag Gus Men (panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas).

Dua IAIN di Jawa Tengah yang diusulkan berubah bentuk yakni IAIN Pekalongan dan IAIN Salatiga.

Empat lainnya, di luar Jateng, yakni IAIN Padangsidimpuan, Batusangkar, Bukittinggi, dan Cirebon.

Sebelumnya, pada Mei 2021, enam IAIN juga berubah bentuk menjadi UIN. Dua di antaranya ada di Jateng, yakni IAIN Purwokerto menjadi UIN Profesor KH Saifuddin Zuhri dan IAIN Solo menjadi UIN Raden Mas Said Surakarta.

"Semoga, semua proses dapat dilalui baik dan segera, keenam IAIN ini terwujud menjadi Universitas," ujarnya.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan bahwa secara regulasi, enam IAIN yang diusulkan berubah bentuk menjadi UIN ini sudah memenuhi standar PMA 20 tahun 2020 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan.

Perubahan bentuk IAIN ini, dikatakannya, harus dibarengi dengan niat dan komitmen untuk berubah.

Tak hanya berubah status tetapi atmosfer akademik masih jalan di tempat.

Dia mengatakan, perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) yang akan bertransformasi harus mencirikan intelektualisme, intelegensia, keterbukaan, kekinian, kemodernan, ke-Indonesiaan, dan aspek kesalehan.

Aspek-aspek ini dinilai menjadi pembeda dari perguruan tinggi umum lainnya. (*)

Baca juga: Tetangga Sempat Mendengar Teriakan Wasitoh sebelum Ditemukan Tewas di Tangan Anaknya di Cilacap

Baca juga: Warga Ngelos Banjarnegara Doakan Bupati Budhi Sarwono: Semoga Bapak Kuat dan Sabar Terima Cobaan

Baca juga: Bupati Kebumen Luncurkan Aplikasi Si Damen: Mudahkan Warga Ikut Mengawasi Perolehan Pajak Daerah

Baca juga: Ini Temuan KNKT Soal Penyebab Sering Terjadinya Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved