Berita Banyumas Hari Ini

Sampah Plastik di Banyumas Bakal Ditampung PT SBI, Dijadikan Bahan Bakar Alternatif

Kepala DLH Kabupaten Banyumas, Juanidi mengatakan, penandatanganan kesepakatan bersama PT SBI ini dalam rangka untuk mengurangi sampah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, tentang pemanfaatan material hasil pemilahan sampah, Rabu (8/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk.

Kesepakatan bersama ini berisi tentang pemanfaatan material hasil pemilahan sampah di Kabupaten Banyumas untuk bahan bakar alternatif di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. 

Kepala DLH Kabupaten Banyumas, Juanidi mengatakan, penandatanganan kesepakatan bersama PT SBI ini dalam rangka untuk mengurangi sampah.

Baca juga: Senjakala Pedagang VCD di Kebondalem Purwokerto, Bertahan di Tengah Gempuran Aplikasi di Gadget

Baca juga: Sempat Kejar-kejaran, Satlantas Polresta Banyumas Gagalkan Aksi Begal di Taman Satria Purwokerto

Baca juga: Pemkab Banyumas Luncurkan Sipujamas, Aplikasi Berisi Daftar Terbaru Perusahaan dan Tenaga Kerja

Baca juga: 35 Atlet dan Pendamping Asal Banyumas Perkuat Tim Jateng di PON Papua 2021, Berikut Nama-namanya

Menurutnya, Pemkab Banyumas mencoba untuk berbagai macam cara. 

Salah satunya adalah pemanfaatan timbulan sampah khususnya dari plastik. 

Nantinya plastik ini, sebagai bahan alternatif untuk pabrik semen sehingga pada 25 Agustus 2021, Bupati melakukan MOU kerja sama dan menandatangani nota kesepahaman dengan PT SBI di Jakarta.

Bupati menyampaikan konteksnya adalah untuk mengurangi timbulan sampah, dari hulu sampai ke hilir. 

Karena potensi RDF di Banyumas mencapai sekira 5-10 ton setiap hari. 

"Nah ini merupakan peluang juga untuk teman - teman KSM untuk mendapatkan nilai tambah."

"Biasanya sampah plastik itu dibuang ke TPA, tetapi ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan alternatif sebagai bahan bakar di PT SBI."

"Walaupun secara hitung - hitungan menutup biaya operasional itu sudah lumayan daripada harus dibuang dan mengeluarkan uang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (8/9/2021). 

Sampai saat ini, pengelolaan sampah yang ada di hulu atau di KSM dalam rangka untuk mengurangi sampah sekira 60 persen.

"Ke depan kami masih mendorong lagi untuk bisa ditingkatkan pemilahan atau pengurangan sampahnya sekira 70 persen," tambahnya. 

Junaidi berharap bahwa masyarakat ikut serta dalam mengelola sampahnya sendiri secara bijak.

Baik dengan cara pemilahan maupun dapat ikut mengurangi sampah plastik dengan cara daur ulang. (*)

Baca juga: Jateng Terbaik dalam Pelaporan LHKPN, Ganjar: Awalnya Sulit, Sampai Pejabat Jual Barang

Baca juga: Mayoritas Daerah di Jateng Sudah Turun Level, Ganjar: Tolong Jangan Euforia Dulu

Baca juga: Ian Gillan Disebut Bakal Jadi Pelatih PSIS Semarang, Ini Kata Junianto

Baca juga: Laga Perdana PSIS Semarang Raih Tiga Poin, Imran Nahumarury: Modal Kami Lawan Persija Jakarta

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved