Breaking News:

Berita Semarang Hari Ini

Imbas UU Agraria Terbaru, RTH Kota Semarang Baru Capai 15 Persen

Pasal 29 dalam undang-undang menyebutkan penyediaan RTH sebesar 30 persen dari total luas lahan kota.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI TRIBUN JATENG
ILUSTRASI - Suasana pagi hari di Kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (28/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemenuhan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Semarang baru 15 persen.

Jumlah itu masih kecil jika mengacu pada UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, Pasal 29 dalam undang-undang tersebut menyebutkan penyediaan RTH sebesar 30 persen dari total luas lahan kota.

Baca juga: Satpol PP Bakal Sambangi Semua Sekolah, Rutin Bergilir Cek Penerapan PTM di Kota Semarang

Baca juga: Gubernur Ganjar Sidak Hari Pertama PTM SMPN 13 Semarang, Begini Hasilnya Selama Pengecekan

Baca juga: Tepergok Curi Motor di Ungaran, Warga Demak Dihajar Warga saat Tertangkap di Tembalang Kota Semarang

Baca juga: Stok Air Bersih Tinggal 30 Tangki, Ini Langkah BPBD Kabupaten Semarang Hadapi Kekeringan

Luasan 30 persen RTH itu yakni sebesar 20 persen.

RTH dipenuhi oleh pemerintah kota.

Sisanya, 10 persen oleh warga masyarakat.

Pemenuhan RTH di Kota Semarang sebelumnya telah mencapai 44 persen.

Adanya aturan baru UU Agraria, luasan RTH kian sedikit.

Pasalnya, dalam aturan undang-undang terbaru, sawah dan hutan tidak lagi dihitung sebagai RTH.

Padahal sawah dan hutan cukup menyumbang besar dalam pemenuhan RTH.

"Karena klasifikasi RTH di UU Agraria yang baru tersebut berubah, kategori lahan yang sebelumnya termasuk RTH sekarang tidak dihitung lagi," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (30/8/2021).

Untuk pemenuhan luasan RTH, saat ini pihaknya berencana akan membangun beberapa taman kota.

Disamping untuk pemenuhan RTH, taman kota dibarapkan bisa menjadi tempat aktivitas masyarakat sehingga perekonomian bisa tumbuh.

"Dalam waktu dekat kami akan bangun taman di Bubakan dan Taman Jalan MT Haryono," bebernya. (*)

Baca juga: Tragis! Ibu Muda Asal Bakal Banjarnegara Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan, Sepulang Kerja

Baca juga: Pencari Rumput Temukan Granat Nanas Aktif di Sungai Serayu Banjarnegara, Sudah Diledakkan

Baca juga: Pura-pura Tawarkan Jasa Bikin Akun Trading Forex, Pria di Wonosobo Bawa Kabur Uang Rp 23,5 Juta

Baca juga: Pencari Rumput Temukan Granat Nanas Aktif di Sungai Serayu Banjarnegara, Sudah Diledakkan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved