Berita Semarang

Tiga Toko di Jalan Pekojan Kota Semarang Terbakar, Api Bersumber dari Ledakan Trafo Listrik

Tiga toko di Jalan Pekojan, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, terbakar, Minggu (29/8/2021).

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Warga dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pertokoan di Jalan Pekojan, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (29/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tiga toko di Jalan Pekojan, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, terbakar, Minggu (29/8/2021). Kebakaran tersebut dipicu ledakan trafo.

Asap tebal membumbung tinggi. Tak hanya petugas pemadam, proses penjinakan api melibatkan warga di kawasan tersebut.

Warga khawatir, api merembet ke permukiman. Menggunakan peralatan seadanya, warga bahu membahu memadamkan api.

Yuni (54), warga Purwodinatan, mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca juga: HUT 59 PWRI Kota Semarang - Suwarno: Kami Ikut Berperan Tanggulangi Corona Hingga Akhir Usia

Baca juga: Cerita di Semarang - Biar Mau Disuntik Vaksin, Begini Cara Yayu Rayu Anaknya Penyandang Disabilitas

Baca juga: Dinkes Kota Semarang Buka Layanan Vaksinasi Khusus Difabel setiap Jumat, Gunakan Vaksin Sinopharm

Baca juga: Pemkot Semarang: Pembelajaran Tatap Muka Dilaksanakan Mulai 30 Agustus 2021

Saat itu, trafo listrik di permukiman warga meledak dan mengeluarkan api.

Api kemudian merambat ke toko TAN yang ada di dekat trafo.

"Tokonya (sebenarnya) kosong karena pindah ke Jalan Patimura. Tapi masih ada barang-barang berupa plastik," ujarnya.

Menurutnya, api merambat cepat ke toko besi dan tempat laundry di belakang toko tersebut.

"Beruntung api tidak merambat ke tabung gas di tempat laundry tersebut," tutur dia.

Selain padat bangunan, petugas pemadam api juga sempat kesulitan menjinakkan si jago mereah lantaran api toko-toko tersebut dalam kondisi terkunci.

"Karena pemilik datangnya lama, pemadam kebakaran akhirnya menjebol pintu toko TAN," ujarnya.

Sementara itu, pemilik toko besi, Tjandra Purnomo (53), mengaku baru perjalanan pulang dari luar kota saat mendapat kabar toko TAN terbakar dan merambat ke toko besi miliknya.

Baca juga: Polda Jawa Tengah Perketat Perbatasan, Masuk Jateng Kini Wajib Vaksin dan Tes Negatif Antigen

Baca juga: Bermain di Sungai dan Embung, Tiga Bocah di Sragen Tewas dalam Sepekan

Baca juga: Menikmati Pantai Sicepit Batang: Berjalan di Antara Pohon Cemara atau Makan di Atas Kapal Besar

Baca juga: Berlasan Ingin Jemput Pacar, Pemuda di Banyumas Malah Jual Motor Pinjaman. Berakhir di Kantor Polisi

Dirinya pun langsung menuju toko dan berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan.

"Saya baru perjalanan dari luar kota dapat telepon suruh cepat pulang karena toko TAN terbakar. Saya dapat kabar sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya.

"Akibat kebakaran ini, sebagian barang-barang dagangan saya tidak terselamatkan," tuturnya.

Api baru dapat dilokalisasi sekitar pukul 13.30 WIB.

Hingga sore, petugas masih melakukan pendinginan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved