Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Temukan Penyebab Banyumas Masih Berstatus Level 4 PPKM: Terjadi Delay Input Data

Bupasi Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, input data kasus Covid-19 menjadi pemicu Banyumas masih berstatus level 4.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat meninjau Lokawisata Baturraden, sehari sebelum uji coba pembukaan, Jumat (27/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupasi Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, input data kasus Covid-19 menjadi pemicu Banyumas masih berstatus level 4 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Padahal, hasil pengecekannya ke pusat, sejak 9 Agustus 2021, Banyumas seharusnya sudah berada di level 3.

Hal ini disampaikan Husein di sela pengecekan kesiapan Lokawisata Baturraden menjalani uji coba pembukaan, Jumat (27/8/2021).

Husein mengaku mengecek ke pusat setelah merasa ada ketidaksesuaian data di pusat dan daerah.

Pasalnya, kondisi riil di lapangan menunjukkan, angka kasus Covid-19 Banyumas turun.

"Data (kasus Covid-19) Banyumas di pusat masih tinggi, padahal (kondisi di lapangan) sudah rendah. Sejak tanggal 9 Agustus, seharusnya sudah level 3," katanya.

Baca juga: Kasus Covid Turun tapi Masih Berstatus PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Kroscek ke Pusat

Baca juga: Masih Dilabeli Level 4 dalam PPKM, Ini Data Terbaru Kasus Covid di Banyumas

Baca juga: Ada Aturan Peserta Seleksi CASN Harus Sudah Vaksin Covid, Ketua BKPSDM Banyumas: Masih Bisa Berubah

Baca Selanjutnya: Besok lokawisata baturraden mulai uji coba dibuka hanya untuk wisatawan lokal yang sudah vaksin

Hasil penelusuran, perbedaan data di tingkat kabupaten dengan pusat terjadi akibat terjadi penundaan atau delay memasukkan data dari fasilitas kesehatan (faskes) yang ada.

"Yang input ke pusat itu bukan dari kabupaten tapi langsung dari faskes. Ada 70 faskes di Banyumas yang menginput data. Kalau ada lima faskes telat menginput maka sangat mempengaruhi," ungkapnya.

Menurut Husein, ada faskes yang memasukkan data sepekan sekali. Kejadian ini tentu membuat kondisi data menjadi kacau.

"Saya beri masukan agar dalam menginput data, tersentralisasi di kabupaten, sudah saya sampaikan ke gubernur. Sehingga, kami bisa mengontrol ke bawah," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, mulai Sabtu (28/8/2021), objek wisata Baturraden di Banyumas akan melakukan uji coba pembukaan.

Pembukaan kembali objek wisata Baturraden ini setelah mendapatkan izin dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Husein mengatakan, meski telah mendapatkan lampu hijau membuka objek wisata namun izin hanya diberikan untuk uji coba pariwisata di Lokawisata Baturraden. (Tribunbanyumas/jti)

Baca Selanjutnya: Dinkes kota semarang buka layanan vaksinasi khusus difabel setiap jumat gunakan vaksin sinopharm

Baca Selanjutnya: Gerbang tol bojong pekalongan resmi beroperasi mudahkan akses ke banjarnegara dan sekitarnya

Baca juga: Dilanda Suhu 0 Derajat Celcius, Kawasan Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Kembali Diselimuti Embun Es

Baca juga: Hasil Undian Grup Liga Champions 2021-2021 Keluar, Juventus Gabung Juara Bertahan Chelsea di Grup H

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved