Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Covid Turun, Wakil Bupati Banyumas Berharap Tempat Wisata Boleh Segera Dibuka

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas berharap segera ada pelonggaran dan pembukaan tempat wisata.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat ditemui wartawan, 9 Februari 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas berharap segera ada pelonggaran dan pembukaan tempat wisata.

Hampir dua bulan ini, sejumlah objek wisata di Banyumas tutup atau berhenti beroperasi akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Banyak pelaku wisata mengeluh lantaran sektor pariwisata tak kunjung dibuka. Padahal, angka kasus covid di Banyumas menurun.

Hal ini juga disampaikan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Baca juga: Masih Berstatus Level 4 PPKM, Pemkab Banyumas Belum Berniat Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Baca juga: Jaga Keamanan Wilayah, Samapta Polresta Banyumas Gelar Operasi Preman

Baca juga: Masih Dilabeli Level 4 dalam PPKM, Ini Data Terbaru Kasus Covid di Banyumas

Baca juga: Sejak 3 Juli 2021, Stasiun Purwokerto Banyumas Layani Vaksinasi Covid pada 5.131 Orang

Menurut Sadewo, berdasarkan peta sebaran Covid-19, sebenarnya, Banyumas sudah masuk zona kuning.

"Kalau di peta itu, sebenarnya kuning. Tapi, kenapa masih level 4?" ungkapnya setengah bertanya, Kamis (26/8/2021).

"Yang memasukan level itu pusat. Satu di antara kriteria itu karena daerah kita adalah daerah aglomerasi, terutama di Purwokerto, yang banyak orang masuk dari berbagai wilayah," imbuhnya.

Sadewo mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Banyumas memang masih tinggi.

Namun, hal ini dipicu banyak pasien dari luar Banyumas yang masuk dan dirawat di Purwokerto.

"Kami penginnya sudah ada pelonggaran tapi kami mengacu pada Inmendagri. Wisata belum (boleh buka) tapi kami usahakan agar bisa buka," janji Sadewo.

"Mal sudah mulai buka karena izin dari pusat juga boleh," ungkapnya.

Baca juga: Bayi Kembar Siam di Jepara Butuh Pertolongan, Alami Kelainan di Jantung dan Kaki

Baca juga: Oktober 2021, Trans Jateng Bakal Layani Rute Semarang-Grobongan. Harga Tiket Cuma Rp 4 Ribu

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 26 Agustus 2021: 1.916.000 Per 2 Gram

Sadewo pun mengatakan, protokol kesehatan di objek wisata di Banyumas juga baik bahkan belum pernah ditemukan pelanggaran selama beroperasi beberapa waktu lalu.

Terutama, tempat wisata di area terbuka.

Terkait pengajuan koreksi data ke pusat, pihaknya mengaku belum dapat jawaban. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved