Berita Jateng

Peras Pengusaha Rp 2 Miliar, Jaksa Gadungan Diringkus saat Menginap di Hotel di Kota Semarang

Kejagung dan Kejati Jateng tangkap seorang pria bernama R Rully Nuryawan, di sebuah hotel bintang lima di Kota Semarang, Selasa (24/8/2021) dini hari.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Intel Kejati Jawa Tengah
Kasubdit A4 PAM SDO Dir A Jam Intel Kejagung Atang Pujiyanto (kiri) didampingi Asintel Kejati Jateng Emilwan Ridwan menunjukkan kartu pengenal jaksa dan anggota Polri palsu yang digunakan pelaku penipuan, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tim gabungan dari Intelijen Kejaksaan Agung ( Kejagung) RI dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menangkap seorang pria bernama R Rully Nuryawan, di sebuah hotel bintang lima di Kota Semarang, Selasa (24/8/2021) dini hari.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Direktur Jam Intel Kejagung RI Johny Manurung.

Rully ditangkap atas kasus pemerasan dengan mengaku-ngaku sebagai jaksa di Kejagung.

Setelah membekuk Rully, tim gabungan juga menggeledah kamar hotel dan mobil yang digunakan pelaku.

Tim gabungan menemukan sejumlah bukti di antaranya kartu pengenal dan lainnya.

"Kami telah melakukan pengamanan terhadap orang atas nama R Rully Nuryawan. Dia adalah seseorang yang melakukan penipuan dengan mengatasnamakan dirinya sebagai seorang jaksa," kata Kasubdit A4 PAM SDO Dir A Jam Intel Kejagung, Atang Pujiyanto, didampingi Asintel Kejati Jateng, Emilwan Ridwan.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Kunker DPRD Blora, Masih Tunggu Petunjuk Kejati Jateng

Baca juga: Kasi Penkum Kejati Riau Diteror, Ada Potongan Kepala Anjing di Teras Rumah

Baca juga: Anggota DPRD Banyumas Jadi Korban Penipuan, Tergiur Bisnis Ekspedisi, Merugi Hingga Rp 743 Juta

Baca juga: Penipuan Berkedok Arisan di Salatiga Terbongkar setelah Bandar Unggah Foto Masukkan Uang ke Koper

Atang mengungkapkan, informasi adanya penipuan yang dilakukan Rully, diterima Jam Intel Kejagung yang kemudian memerintahkan jajarannya untuk melakukan penangkapan pada pelaku.

Dari penyelidikan, tim mendeteksi keberadaan Rully dari Jakarta ke Semarang.

Setelah dipastikan berada di Semarang, tim langsung melakukan penangkapan saat Rully bermalam di sebuah hotel bintang lima.

Kepada korban, pelaku Rully mengaku sebagai Jaksa Utama Madya di Kejagung.

Selain itu, Rully juga memiliki kartu pengenal anggota Polri dengan pangkat bintang 1.

"Sebetulnya, dia bukan seorang jaksa. Ini merusak institusi kepolisian juga," ungkap Atang, sembari menunjukkan kartu identitas yang digunakan pelaku.

Atang menuturkan, penangkapan dilakukan atas laporan korbannya yang merupakan seorang pengusaha yang dijanjikan proyek oleh pelaku di sebuah bank daerah di Jawa Barat.

Nilai proyek itu Rp 40 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved