Breaking News:

Berita Kriminal

Miris! Bocah Tiga Tahun di Banyumas Dirudapaksa, Pelaku Masih Remaja 16 Tahun

Kasus percabulan anak terjadi di Banyumas. Yang memprihatinkan, pelaku juga masih di bawah umur.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Penyidik memeriksa WS, warga Kalibagor, Banyumas, dalam kasus percabulan balita, di Satreskrim Polresta Banyumas, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus percabulan anak terjadi di Banyumas. Yang memprihatinkan, pelaku juga masih di bawah umur.

Polisi pun telah turun tangan dan mengamankan WS (16), remaja asal Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

WS dilaporkan telah mencabuli NY, balita berumur 3 tahun, warga Kecamatan Sokaraja.

Kasus ini masih ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banyumas.

"Korban mengeluh sakit di organ intimnya. Setelah ditanya, korban mengaku mendapat perlakuan cabul dari pelaku," kata Kasatreskrim Kompol Berry kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Tes Antigen Gratis di Alun-alun Purwokerto Diserbu Warga, Sempat Dikira Layanan Vaksinasi Covid

Baca juga: Antisipasi Varian Delta, Nakes RSUD Banyumas Mulai Divaksin Covid Tahap Tiga

Baca juga: Baru Kumpul di Alun-alun Sudah Dibubarkan Polisi, Rencana Mahasiswa Banyumas Gelar Demo, Batal

Baca juga: Pelajar SMP Korban Perundungan di Banyumas Ditangkap Polisi, Cabuli 4 Bocah Tetangganya

Mendengar cerita anaknya, orangtua NY langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Dari hasil pemeriksaan, WS mengaku, sebelum mencabuli korban, mengajak NY melihat ikan di kebun.

Tak lama setelah itu, WS kemudian mencabuli korban.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/8/2021), saat korban main ke rumah neneknya yang merupakan tetangga pelaku.

Di hadapan penyidik, WS mengakui perbuatannya. WS juga mengaku kerap menonton film porno.

Atas perbuatanya, WS dijerat Pasal 82 dan atau Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Berry meminta orangtua untuk lebih mengawasi buah hati mereka agar kasus serupa tak terulang. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: 1.691 Karyawan Garuda Indonesia Setuju Pensiun Dini, Imbas Krisis Keuangan yang Belum Teratasi

Baca juga: Viral, Polisi Adu Mulut dengan Kades dan Bubarkan Dangdutan Tasyakuran HUT RI di Kebonagung Kendal

Baca juga: Toko Alat Pertanian di Karanganyar Kebumen Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 1 Miliar

Baca juga: Rayakan Kemerdekaan RI, Pemkab Banjarnegara Beri Bantuan Pangan ke 20 Veteran

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved