Berita Jawa Tengah

Ngurusnya Tidak Susah, Bupati Kudus Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Untuk tenaga kerja penerima upah di Kudus hampir semua terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Penyerahan santunan manfaat dan klaim kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (13/8/2021). 

Perihal kuantitas peserta BPJS Ketenagakerjaan'> BPJS Ketenagakerjaan, kata Hartopo, Kudus lebih unggul dibanding daerah lain.

Meski begitu, sosialisasi kepesertaan harus senantiasa dilakukan.

“Supaya masyarakat tahu, kalau ada klaim langsung diserahkan."

"Ngurusnya tidak susah."

"Jadi semua jajaran siap untuk menjemput bola."

"Masyarkat tidak susah-susah,” kata dia.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan klaim BPJS Ketenagakerjaan'> BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal.

Nilai klaim yang diserahkan secara simbolis oleh Hartopo kepada lima orang itu sebanyak Rp 653 juta.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan'> BPJS Ketenagakerjaan Kudus, Multanti mengatakan, untuk tenaga kerja penerima upah di Kudus hampir semua terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan'> BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk sektor pekerja nonpenerima upah masih banyak yang belum.

Untuk pekerja yang bukan termasuk penerima upah misalnya PKL atau pedagang pasar.

“Ini baru kami koordinasikan dengan yang bukan penerima upah untuk kami sosialisasikan."

"Beberapa waktu lalu sudah ada sosialisasi di dinas walaupun semi virtual tapi dengan protokol itu sudah kami lakukan,” kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (13/8/2021).

Sebelumnya untuk sosialisasi pihaknya terganjal karena adanya PPKM.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved