Breaking News:

Berita Solo

KABAR DUKA: Raja Mangkunegaran Solo KGPAA Mangkunegara IX Wafat

Raja Mangkunegara Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX meninggal dunia, Jumat (13/8/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/ISTIMEWA
KGPAA Mangkunegara IX. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Kabar duka datang dari Pura Mangkunegara Solo. Raja Mangkunegara Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX meninggal dunia, Jumat (13/8/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

KGPAA Mangkunegara IX meninggal karena sakit jantung.

"Iya, benar, beliau wafat dini hari tadi, pada pukul 02.30 WIB. Karena sakit jantung," terang Humas Pura Mangkunegaran Joko Pramudya, saat dikonfirmasi, Jumat.

Joko mengatakan, KGPAA Mangkunegara IX wafat di Jakarta. Namun, akan dimakamkan di Astana Giri Layu, Matesih, Kabupaten Karanganyar.

"Untuk proses pemakaman, masih dirapatkan dan keterangan resminya akan menyusul," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Ganjar Sapa Penghuni Tempat Isolasi Terpusat di Solo, Pasien: Bosan Menunya Telur Terus

Baca juga: Keren Nih Vaksinasi di Solo, Pelajar Dapat Hadiah Handphone Seusai Disuntik

Baca juga: Pesta Miras di Angkringan Dekat Pasar Depok Solo, Belasan Pemuda Digelandang Tim Sparta ke Mapolres

Baca juga: TPP PNS Solo Bakal Dipotong 30 Persen untuk Tutupi Defisit APBD Rp 92 Miliar

Informasi yang diterima Tribun Jateng, jenazah KGPAA Mangkunegara IX diberangkatkan dari Jakarta pukul 07.00 melalui jalan darat.

Sebelum dimakamkan, Sabtu (14/8/2021), jenazah Mangkunegara IX akan disemayamkan di Pura Mangkunegara.

KGPAA Mangkunegara IX naik tahta pada 24 Januari 1988. Tahun ini, merupakan tahun ke-33 Mangkunegara IX memimpin Mangkunegaran.

Dikutip dari website resmi Pura Mangkunegaran di puromangkunegaran.com, KGPAA Mangkunegara IX yang memiliki nama remaja Gusti Pangeran Haryo Sudjiwo Kusumo, dilahirkan di Surakarta pada 18 Agustus 1951.

KGPAA Mangkunegara IX merpakan putra laki-laki kedua dari KGPAA Mangkoenagoro VIII dan Raden Ajeng Sunituti atau Gusti Kanjeng Putri Mangkoenagoro VIII.

Mangkoenagoro IX sangat peduli akan perkembangan kesenian, terutama seni tari.

Baca juga: Tak Lolos Screening, 9 Ibu Hamil di Sawangan Banyumas Gagal Terima Vaksin Covid

Baca juga: Patungan, PNS di Kabupaten Tegal Beri Bantuan 10 Ton Beras bagi 2000 Keluarga Terdampak Wabah Covid

Baca juga: Belum Berani Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Kudus Tunggu Izin dari Bupati

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 13 Agustus 2021: Rp 969.00 Per Gram

Pada masa pemerintahannya, kehidupan tari gaya Mangkunegaran semakin berkembang.

Karya-karya yang dihasilkannya pada masa Mangkoenagoro IX di antaranya Tari Bedhaya Suryosumirat (1990), Tari Kontemporer Panji Sepuh (1993), Tari Harjuna Sasrabahu, Tari Puspita Ratna (1998), Tari Kontemporer Negeri Sembako (1998), Tari Kontemporer Krisis (1999), Drama tari Mintaraga, serta Drama tari Dewa Ruci. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Raja Mangkunegaran Solo KGPAA Mangkunegara IX Meninggal, karena Sakit Jantung.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved