Breaking News:

Berita Kebumen Hari Ini

Jadi Pertama di Indonesia, Industri Perikanan Berbasis Shrimp Estate Dibangun di Kebumen

Kebumen punya potensi kelautan yang bisa dikembangkan secara modern untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Tb Haeru Rahayu menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengembangan perikanan di Kantor KKP Jakarta , Kamis (12/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Realisasi pembangunan kawasan budidaya udang terintegrasi (shrimp estate) di wilayah pesisir selatan Kebumen kian dekat. 

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto bersama Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Tb Haeru Rahayu telah menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengembangan tersebut di Kantor KKP pada Kamis (12/8/2021). 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono yang turut menyaksikan penandatanganan tersebut mengatakan, Kebumen bakal menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang memiliki kawasan industri perikanan modern berbasis shrimp estate.

Baca juga: Rumah Warga Isoman Ditempeli Stiker, Polres Kebumen: Agar Mudah dalam Pengawasan

Baca juga: Trauma Tsunami 2006 dan Pascagempa Cilacap M 4,8, Warga Ayah Kebumen Bikin Jalur Evakuasi ke Hutan

Baca juga: Dapur Rumah Warga Mekarsari Kebumen Terbakar, Api Diduga Muncul dari Tungku Seusai Masak Serundeng

Baca juga: Vaksinasi Mulai Sasar ODGJ di Kebumen, Contoh Seperti di Desa Panjangsari

“Dengan adanya satu bentuk model ini (shrimp estate), ke depannya pembangunan kawasan budidaya udang dapat dikelola secara modern dan baik," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (13/7/2021). 

Shrimp estate meniscayakan adanya standar kualitas semisal dari sisi instalasi, kualitas air, kualitas kawasan pesisir, serta di depan lokasi shrimp estate yang harus dipenuhi hutan mangrove agar tidak terjadi abrasi. 

Trenggono mengatakan, langkah ini merupakan implementasi dari satu program prioritas KKP, yakni pengembangan perikanan budidaya untuk meningkatkan ekspor yang didukung riset kelautan dan perikanan

Ini pun sejalan dengan target peningkatan nilai ekspor udang nasional sebesar 250 persen pada 2024.

"Jika model ini berhasil, dapat dikembangkan di wilayah lain menggunakan model yang sama dengan pengembangan potensi budidaya di masing-masing wilayah," katanya.

Keberhasilan pengembangan shrimp estate di pesisir ini diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat pesisir. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan, pembangunan shrimp estate menjadi tekad pemerintah daerah agar bisa segera terwujud. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved