Berita Kebumen
Gempa Malam 1 Suro di Pesisir Selatan Pulau Jawa, Warga Kebumen Rasakan Getaran Kuat 5 Detik
Warga pesisir selatan Kabupaten Kebumen, Cilacap, dan sekitarnya berhamburan saat merasakan gempa di malam 1 Suro, Senin (9/8/2021) malam.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warga pesisir selatan Kabupaten Kebumen, Cilacap, dan sekitarnya berhamburan saat merasakan gempa di malam 1 Suro, Senin (9/8/2021) sekitar pukul 21.30 WIB.
Galih, warga Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, mengatakan, gempa yang terjadi terasa cukup kuat di tempatnya.
"Terasa lumayan besar di tempat saya. Kalau yang di daerah pesisir, mungkin lebih besar lagi terasanya," kata Galih, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Breaking News: Pukul 21.35 Cilacap Digoyang Gempa 4,8 SR
Baca juga: Vaksinasi Mulai Sasar ODGJ di Kebumen, Contoh Seperti di Desa Panjangsari
Baca juga: Pemkab Kebumen Gagas Wisata Susur Pantai, Mulai dari Pantai Pedalen sampai Karangbolong
Baca juga: Dapur Rumah Warga Mekarsari Kebumen Terbakar, Api Diduga Muncul dari Tungku Seusai Masak Serundeng
Gempa terasa kuat sekitar 5 detik. Kemudian, sekitar detik ke 6 dan seterusnya kekuatan gempa semakin melemah.
Sebagian warga pun berhamburan usai merasakan gempa yang cukup kuat itu.
Namun, terkait dampak gempa, hingga Selasa, BPBD Kebumen belum mendapati laporan adanya kerusakan infrastruktur atau tempat tinggal.
"Laporan yang masuk ke kami dan pantauan Pusdalops BPBD di 26 kecamatan, tidak ada laporan kerusakan," kata Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto, Selasa.
Rilis BMKG, gempa tektonik pada Senin, 9 Agustus 2021, terjadi pukul 21.35.57 WIB. Pusast gempa ada di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa.
Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki magnitudo 4,8 SR.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,59 LS dan 108,895 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km arah Selatan Kota Cilacap, pada kedalaman 15 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 10 Agustus 2021: Rp 958.000 Per Gram
Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 10 Agustus 2021: Waspada! Malam Hari Diperkirakan Hujan
Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 10 Agustus 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan
Baca juga: Bikin Heboh Warga Tegal, Asal Bau Menyengat Mirip Gas Elpiji Ternyata Drum Bekas Limbah Kimia
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Guncangan gempa ini dirasakan dirasakan di Cilacap, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Banyumas, Karangnunggal III MMI, Garut, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Pacitan II MMI.
Hingga pagi ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. (*)