Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ini Paparan Bupati di Sidang Paripurna DPRD Kendal, Terkait Rancangan KUPA PPAS Perubahan APBD

Terdapat beberapa perubahan anggaran yang diusulkan untuk dibahas TAPD dan Banggar DPRD dalam pembahasan RAPBD Perubahan 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Penyerahan buku rancangan KUPA dan PPAS perubahan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada Ketua DPRD Muhammad Makmun dalam sidang paripurna, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Di pekan pertama Agustus 2021, DPRD Kabupaten Kendal kembali menggelar sidang paripurna dalam rangka penyampaian rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Sidang paripurna dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Kendal dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, pimpinan DPRD, serta anggota dewan secara terbatas.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, terdapat beberapa perubahan anggaran yang diusulkan untuk dibahas TAPD dan Banggar DPRD dalam pembahasan RAPBD Perubahan 2021.

Baca juga: Truk Bermuatan Besi Kecelakaan di Jalan Pantura Tugu, Lalu Lintas Semarang-Kendal Macet

Baca juga: Pemkab Kendal Disebut Masih Nunggak Bayar Insentif dan TPP Tenaga Medis, Periode Januari-Juni 2021

Baca juga: Hasil Sidak DPRD Kendal - Awal September Pedagang Sudah Bisa Tempati Pasar Darurat Weleri

Baca juga: Mantan Lurah Banyutowo Ditahan Kejari Kendal, Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli PTSL 2018

Seperti anggaran pendapatan daerah yang hendak dicapai turun setelah anggaran perubahan 2021 dari Rp 2,278 triliun menjadi Rp 2,244 trilun.

Besarnya anggaran PAD masih sama Rp 415,5 miliar, dana perimbangan turun dari Rp 1,768 triliun jadi Rp 1,734 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah dengan angka yang sama Rp 94,4 miliar.

"Anggaran belanja daerah sebelum perubahan Rp 2,312 triliun, setelah perubahan menjadi Rp 2,429 miliar," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/8/2021).

Selain itu, lanjut Bupati, anggaran belanja modal naik dari Rp 174,6 miliar sebelum perubahan menjadi Rp 177 miliar.

Belanja tidak terduga turun dari Rp 7,8 miliar menjadi Rp 2,5 miliar, belanja transfer naik dari Rp 371 miliar menjadi Rp 374 miliar, pembiayaan netto naik dari Rp 33 miliar menjadi Rp 185 miliar.

Untuk pembiayaan penerimaan naik dari Rp 51 miliar menjadi Rp 197 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan turun dari Rp 18 miliar menjadi Rp 11,8 miliar.

"Beberapa poin di atas adalah garis besar proyeksi pendapatan APBD dalam rancangan KUPA dan PPAS perubahan Kabupaten Kendal tahun Anggaran 2021," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved