Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Beredar Isu Main Titip, Bondan Minta Polisi Ikut Awasi Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Semarang

Dispermades Kabupaten Semarang: dalam seleksi perangkat desa akan melibatkan pihak ketiga dari Undip Semarang dan UKSW Salatiga.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - DPRD Kabupaten Semarang meminta pihak kepolisian turut mengawasi pelaksanaan seleksi perangkat desa yang akan dilaksanakan pada 24-26 Agustus 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan, pelibatan kepolisian dinilai penting untuk menjamin tidak adanya potensi kecurangan. 

"Selain itu, kami usulkan juga menggandeng pihak ketiga agar kredibel dan transparan."

"Karena tahun lalu, ada isu yang beredar panitia kurang independen atau fair," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/8/2021). 

Baca juga: Lihat Motor Ditinggal bersama Kunci, Pemuda Ini Gasak Motor Tetangga Kamar Kos di Krobokan Semarang

Baca juga: Biaya Pemakaman Jenazah Covid Capai Rp 16 Juta, Disperkim Kota Semarang: di Jatisari, Semua Free

Baca juga: 254 Pelamar CPNS di Kabupaten Semarang Tak Lolos Seleksi, Bisa Gunakan Hak Sanggah

Baca juga: Warga Tuntang Semarang Jual Perlengkapan Sound System, Budi Modot: Bayar Utang Bulanan

Menurut Bondan, pada periode sebelumnya banyak isu beredar seleksi perangkat desa kurang profesional dan banyak lobi-lobi serta titipan. 

Kepala Dispermades Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro menyatakan, dalam seleksi akan melibatkan pihak ketiga dari Undip Semarang dan UKSW Salatiga

"Total ada 95 formasi perangkat desa yang kosong dari 65 desa."

"Teknisnya 8 desa tes seleksi dilakukan di Undip Semarang dan 57 sisanya di UKSW Salatiga," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/8/2021).

Heru menjelaskan, total peserta yang akan mengikuti tes seleksi ada 638 orang.

Peserta, lanjutnya, didominasi lulusan S1 kemudian D3, dan SMA. 

Dia menambahkan, pelibatan pihak ketiga ini diharapkan menghasilkan SDM perangkat desa yang baik.

Dia berucap, proses seleksi diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga agar sesuai kebutuhan. 

"Saat ini yang kosong posisi Sekretaris Desa, tapi terbanyak formasi Kasi Pemerintahan."

"Kami berpesan panitia seleksi desa agar tidak ada yang bermain atau titip-titipan," ujarnya. (*)

Baca juga: Sempat Nangis saat akan Divaksin Covid, Napi Lapas Purwokerto Banyumas: Ternyata Cuma Sakit Sedikit

Baca juga: 4 Jabatan Diampu Pejabat Sementara, Bupati Purbalingga Berjanji Hanya Berlangsung 2 Bulan

Baca juga: Jembatan Kayangan Dieng Banjarnegara Masuk Nomine API Award 2021, Begini Cara Mendukungnya

Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved