Breaking News:

Berita Semarang

Biaya Pemakaman Jenazah Covid Capai Rp 16 Juta, Disperkim Kota Semarang: di Jatisari, Semua Free

Disperkim Kota Semarang menegaskan, Pemerintah Kota Semarang tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses pemakaman jenazah Covid-19.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
ILUSTRASI. Beberapa Relawan Semarang Hebat sedang menjalankan tugasnya, memakamkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia di TPU Candisari Kota Semarang, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabar pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dibanderol hingga jutaan rupiah ditanggapi Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati.

Murni mengaku telah mendengar kabar tersebut. Namun, dia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses pemakaman jenazah Covid-19.

Sesuai arahan wali kota, pemakaman jenazah Covid-19 dipusatkan di TPU Jatisari. Disperkim juga telah menyediakan petugas gali kubur di sana.

"Yang jelas, kalau dari Disperkim, tidak pernah ada kaitannya dengan itu. Di Jatisari, semua free atas dawuh Pak Wali dan Pak Kadinas. Tugasnya hanya menyediakan lubang. Memandikan, pemulasaran, itu bukan tugas Disperkim. Kami hanya menyediakan lubang," terangnya, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Oknum Ketua RT Palak Keluarga Pasien Covid-19 di Semarang, Patok Harga Rp 16 Juta Buat Pemakaman

Baca juga: PPKM Level 4 di Semarang Diperpanjang, Wali Kota Hendi: Aturan Pembatasan Masih Sama

Baca juga: Difabel di Kota Semarang Mulai Terima Vaksin Covid, Dimulai dari 97 Siswa YPAC

Baca juga: Warga Isolasi Mandiri Bakal Dijemput Tim Pemkot Semarang, Besok Selasa Wajib Dikarantina Terpusat

Murni pun selalu berpesan kepada seluruh petugas di TPU Jatisari agar tidak meminta apapun kepada keluarga atau ahli waris.

Hanya, Murni mengatakan, jika jenazah Covid-19 dimakamkan di TPU lain, biasanya ada biaya gali kubur. Ini terjadi karena Disperkim tidak memiliki tukang gali kubur di setiap TPU.

Biaya gali kubur itu pun bukan atas nama Disperkim melainkan atas kesepakatan antara penggali kubur dan keluarga atau ahli waris.

"Jadi, itu deal-deal-an warga sama warga. Kami belum punya tenaga gali kubur. Makanya, ke depan, kami ingin rekrut tenaga gali kubur. Khusus pemakaman Covid-19 di Jatisari sudah kami siapakan," jelasnya. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 4 Agustus 2021: Rp 981.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Rabu 4 Agustus 2021: Siang Diperkirakan Mendung, Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Rabu 4 Agustus 2021: Waspada! Hujan Diperkirakan Turun Malam Hari

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved