Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ngadu ke DP3AKB Jateng, Diteror Terduga Pelaku Pemerkosaan, Korban Masih Bawah Umur

Korban menolak damai sehingga untuk menghindari teror dari terduga pelaku, korban mengadu ke SPT DP3AKB Jateng, Jumat (30/7/2021).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
pexels
ILUSTRASI Kasus pemerkosaan anak bawah umur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang korban pemerkosaan di bawah umur  mendapatkan teror terduga pelaku.

Padahal kondisi korban saat ini tengah hamil. 

Teror terduga pelaku berupa mendatangi rumah korban.

Tujuannya mengupayakan kasus pelecehan itu berujung damai dan menghindari kasus itu dilimpahkan ke pihak kepolisian.

Korban menolak damai sehingga untuk menghindari teror dari terduga pelaku, korban mengadu ke SPT DP3AKB Jateng, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Kali Pertama, LPPM Unika Soegijapranata Semarang Danai 16 Skim Penelitian dan Pengabdian

Baca juga: Ngesti Klaim BOR Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Turun 20 Persen, Berikut Data Updatenya

Baca juga: Layanan Vaksinasi Dihentikan Sementara di Tujuh Puskesmas, Pemkot Semarang: Stok Lagi Menipis

Baca juga: PMI Kota Semarang Diserbu Penyintas Covid, Ramai-ramai Donor Plasma Konvalesen

"Iya korban hari ini mengadu ke SPT kami," terang Kabid Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan DP3AKB Jateng, Sri Dewi Indrajati kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/7/2021).

Dikatakan, korban kini sedang dilakukan assessment, diupayakan korban masuk ke rumah aman atau shelter milik pihaknya.

Korban diamankan di shelter agar dapat menghindari teror dari terduga pelaku.

"Yang penting korban terselamatkan terlebih dahulu dari ancaman teror tersebut," paparnya. 

Dia menyebut, di Jawa Tengah setiap kabupaten/kota terdapat satu rumah aman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved