Penanganan Corona

Layanan Vaksinasi Dihentikan Sementara di Tujuh Puskesmas, Pemkot Semarang: Stok Lagi Menipis

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, dalam sepekan terakhir pihak dinas setempat telah menyampaikan bahwa stok vaksin menipis.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKOT SEMARANG
DOKUMENTASI - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau sentra vaksinasi di Udinus, Senin (28/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Stok vaksin di Kota Semarang semakin menipis.

Hal ini membuat Pemkot Semarang harus mengatur jadwal vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi, mengingat masih cukup banyak sentra vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dan fasilitas kesehatan yang melakukan pelayanan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, dalam sepekan terakhir pihak dinas setempat telah menyampaikan bahwa stok vaksin menipis.

Akhirnya, beberapa sentra vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dibuat penjadwalan yang lebih efektif.

Layanan vaksinasi di beberapa Puskesmas dihentikan sementara waktu sembari menunggu stok vaksin.

Baca juga: Ngesti Klaim BOR Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Turun 20 Persen, Berikut Data Updatenya

Baca juga: PMI Kota Semarang Diserbu Penyintas Covid, Ramai-ramai Donor Plasma Konvalesen

Baca juga: Bantuan Beras 10 Kilogram Mulai Disalurkan, Bupati Semarang: Itu Program Kemensos

Baca juga: Pemotor Ini Minta Ganti Rugi Seusai Tertimpa Pohon Akasia, Pemkot Semarang: Maaf Tidak Bisa

"Beberapa sentra vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi kami buat penjadwalan yang lebih efektif lagi."

"Beberapa Puskesmas sudah kami hentikan pelayanan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi kepada masyarakat," terang Hendi, sapaan akrabnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/7/2021).

Hendi menyampaikan, komunikasi terus dilakukan dengan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat agar bisa mendapatkan tambahan suplai vaksin.

Sehingga, baik vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dosis pertama (V1) dan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dosis kedua (V2) bisa tercukupi.

"Kendalanya kami tidak paham karena Presiden Joko Widodo bercerita bahwa vaksin stoknya sangat banyak di nasional."

"Kami cuma bangun komunikasi dengan harapan ada perhatian yang lebih untuk Kota Semarang," jelasnya.

Menurut Hendi, Kota Semarang sudah siap melaksanakan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi secara masif.

Dalam sehari, kota yang dipimpinnya mampu melakukan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi kepada 18 - 20 ribu sasaran baik V1 maupun V2.

Disamping itu, antusiasme masyarakat juga cukup tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved