Breaking News:

Penanganan Corona

Begini Cara DKK Karanganyar Kendalikan Laju Penyebaran Covid-19, Gunakan Aplikasi Silacak

Kabid P2P DKK Karanganyar, Warsito menyampaikan, hingga saat ini sudah ada 15 Puskesmas yang menggunakan aplikasi Silacak.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kabid P2P DKK Karanganyar, Warsito. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - DKK Karanganyar menggunakan aplikasi Silacak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran Covid-19.

Kabid P2P DKK Karanganyar, Warsito menyampaikan, hingga saat ini sudah ada 15 Puskesmas yang menggunakan aplikasi Silacak.

Sedangkan 6 Puskesmas lainnya masih tahap usulan ke Dinkes Jateng.

Nantinya Puskesmas yang telah menggunakan aplikasi tersebut akan melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, kader kesehatan, senkom di masing-masing desa untuk melakukan tracing kontak erat warga terkonfirmasi positif Covid-19. 

Baca juga: Niat Marcela Interview Pekerjaan, Motor Malah Dibawa Kabur, Begini Modus Awalnya di Karanganyar

Baca juga: 33 Gapoktan Dapat Hibah Pertanian, Bupati Karanganyar: Tiap Minggu Mereka Wajib Bikin Laporan

Baca juga: Rembug Desa Virtual di Karanganyar, Gubernur Ganjar: Tolong Kesehatan Ibu Hamil Dikontrol

Baca juga: Ganjar Bakal Hapus Foto Kalau Tidak KB, Begini Momentum Saat Ketemu Bidan Desa di Karanganyar

"Untuk mencapai target tracing, menjaring kontak erat minimal 15 orang per kasus terkonfirmasi."

"Kami sudah melakukan pelatihan kepada petugas yang terlibat di tiap desa," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/7/2021). 

Dia menuturkan, petugas di tiap desa tidak hanya melakukan tracing, tetapi juga memantau kontak erat selama menjalani karantina.

Sehingga setelah kontak erat dapat diketahui akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan menggunakan rapid antigen. 

Warsito menjelaskan, aplikasi itu terkoneksi langsung dengan data milik provinsi hingga pusat.

Lebih lanjut, ketika petugas lapangan menemukan kontak erat, datanya akan diupload di dalam aplikasi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved