Breaking News:

Berita Jawa Tengah

33 Gapoktan Dapat Hibah Pertanian, Bupati Karanganyar: Tiap Minggu Mereka Wajib Bikin Laporan

Bantuan hibah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada perwakilan Gapoktan di Anthurium Rumah Dinas Bupati.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah kepada perwakilan Gapoktan secara simbolis di Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - 33 gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah bidang pertanian senilai Rp 1,1 miliar. 

Bantuan hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada perwakilan Gapoktan di Anthurium Rumah Dinas Bupati pada Rabu (28/7/2021). 

Bantuan bersumber dari dana aspirasi DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut nantinya akan digunakan kelompok tani untuk berbagai kegiatan.

Seperti pembelian bibit padi, budidaya tanaman hias, pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, hingga budidaya jahe. 

Baca juga: Rembug Desa Virtual di Karanganyar, Gubernur Ganjar: Tolong Kesehatan Ibu Hamil Dikontrol

Baca juga: Ganjar Bakal Hapus Foto Kalau Tidak KB, Begini Momentum Saat Ketemu Bidan Desa di Karanganyar

Baca juga: Catat! Mulai Rabu, Jalan Masuk Karanganyar via Bawah Flyover Palur Ditutup sampai 2 Agustus 2021

Baca juga: Barawal Tetangga Kena Covid, Warga Tegalasri Karanganyar Bentuk Paguyuban Donor Plasma Konvalesen

Sebanyak 33 Gapoktan tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Seperti Kecamatan Kebakkramat, Kerjo, Jenawi, Tawangmangu, Jumantono, Jatiyoso, Tasikmadu, dan Jumapolo. 

Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroh menyampaikan, nominal bantuan dana hibah yang diterima tiap Gapoktan berbeda-beda.

Ada yang menerima Rp 20 juta, Rp 50 juta, maupun Rp 70 juta.

Bantuan itu disalurkan melalui rekening masing-masing Gapoktan.

Pemberian bantuan hibah di tengah berlangsungnya PPKM diharapkan dapat membantu petani dalam mengembangkan potensi pertanian

"Semoga dapat menjadi sarana mengembangkan potensi pertanian dan menambah rezeki mereka," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (28/7/2021). 

Dia menjelaskan, Gapoktan yang menerima bantuan ini merupakan kelompok tani yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) di Kementerian Pertanian.

Sehingga dapat dipastikan penerima bantuan ini bukan Gapoktan yang baru saja terbentuk. 

"Pengawasannya di lapangan, seminggu mereka harus membuat laporan."

"Ada tim teknis dan tim monev dengan melibatkan PPL setempat," ucapnya. (*)

Baca juga: Kasus Covid Menurun tapi Kudus Masih Berstatus Level 4, Begini Penjelasan Kantor Staf Presiden

Baca juga: 96.128 Keluarga di Pati Bakal Terima 10 Kilogram Beras, Disalurkan Melalui Pemdes

Baca juga: 24 Warga Binaan Rutan Salatiga Gagal Terima Vaksin Covid Gara-gara Tak Miliki NIK

Baca juga: Kedua Penjambret Gagal Kabur, Tabrak Mobil di Jalan Kiai Saleh Semarang, Begini Nasib Mereka

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved