Penanganan Corona

Angka Kematian Karena Covid-19 Masih Tinggi di Banyumas, Sehari Ada 23 Jiwa

Dihitung sejak awal pandemi Maret 2020 sampai 23 Juli 2021, ada 26.622 orang di Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas pemkab Banyumas.
Bupati Banyumas Achmad Husein (kanan) melihat kondisi di satu rumah sakit di Banyumas, Sabtu (3/7/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Banyumas mengalami kenaikan. 

Data Dinkes Kabupaten Banyumas, angka kematian akibat Covid-19 mencapai 555 orang. 

"Itu baru pada Juli 2021, jumlah meninggal karena Covid-19," ujar Kasatgas 7 Humas PPKM Polresta Banyumas, AKP Manggala kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (23/7/2021). 

Baca juga: Pemkab Banyumas Aktifkan Lagi 3 Tempat Karantina Covid Terpusat, Ini Lokasi dan Kapasitasnya

Baca juga: Warga Meninggal dan Bocah 6 Tahun di Banyumas Terdata Terima BST Kemensos, Ini yang Dilakukan Pemkab

Baca juga: Diserbu Pertanyaan Anak-anak Cilongok Banyumas soal Tugas Presiden, Ini yang Bikin Jokowi Tertawa

Baca juga: Penyekatan di 24 Jalan di Banyumas Diperpanjang Hingga 25 Juli

Dihitung sejak awal pandemi Maret 2020 sampai 23 Juli 2021, ada 26.622 orang di Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19. 

Dari jumlah itu, 1.257 orang meninggal dunia.

Pihaknya mengimbau agar semua lebih waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

"Kalau di rata-rata total angka kematian akibat Covid-19 yang sudah mencapai 1.257 jiwa."

"Penambahan per hari rata-rata mencapai 23 jiwa." 

"Padahal pada Juli 2021 juga belum selesai," paparnya. 

Tentunya, angka tersebut sangat tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya. 

Sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 

Diharapkan dengan adanya protokol kesehatan yang ketat, terutama pada saat PPKM Darurat akan mengurangi angka kematian tersebut.

Masyarakat mau tidak mau harus mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. 

"Kami berharap bisa berusaha bersama-sama dengan masyarakat, karena kami tidak akan bisa bergerak sendirian," tuturnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Kini Giliran Rembang Setelah Banjarnegara, Para Kades Curhat Persoalan Warga Kepada Ganjar

Baca juga: Banjarnegara Mulai Salurkan JPS PPKM Darurat Rp 300 Ribu/KK, Sasar 16.658 Keluarga

Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo

Baca juga: Kisah Sukses Petani di Kejajar Wonosobo, Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak Menjadi Dokter

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved