Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Rita Supermall Tegal Terpaksa Rumahkan Karyawannya, Merugi Sepanjang PPKM Darurat

Manajemen Rita Supermall Tegal tidak bisa membayangkan wacana pemerintah yang akan memperpanjang PPKM Darurat Jawa- Bali. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Suasana pusat perbelanjaan di Rita Supermall Tegal, Jumat (16/7/2021). Hanya pusat perbelanjaan, usaha kuliner, dan usaha kesehatan yang diperbolehkan beroperasi selama PPKM Darurat Jawa- Bali. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali sudah memasuki hari ke-15, sejak diberlakukan pada Sabtu 3 Juli 2021. 

Para pengusaha mulai kewalahan menghadapi kebijakan PPKM Darurat

Mau tidak mau, mereka harus mengalami penurunan omzet.  

Sementara dampak untuk karyawan, banyak yang terpaksa harus dirumahkan. 

Kondisi tersebut dialami oleh supermarket atau mal di Kota Tegal. 

Baca juga: Cerita Lain Petugas Pemakaman Tidak Dapat Insentif di Kota Tegal, Den Bagus: Demi Kemanusiaan

Baca juga: Perwakilan Driver Ojol Datangi Kantor Polres Tegal Kota, Yusuf: Kami Minta Kelonggaran Akses

Baca juga: Realisasikan Seribu Gerai Vaksinasi, Pemkot Tegal Gandeng Tujuh Perguruan Tinggi, Berikut Daftarnya

Baca juga: Polisi Tangkap Warga Bongkok Tegal, Temukan 4 Pot Tanaman Ganja Disimpan di Kamar

Manajer Operasional Rita Supermall Tegal, Alexander Titerlie mengatakan, pihaknya tidak bisa membayangkan wacana pemerintah yang akan memperpanjang PPKM Darurat Jawa- Bali. 

Selama dua minggu saja pihaknya sudah merasa sangat berat. 

Apalagi jika harus diperpanjang selama enam minggu. 

"Dilihat dari kondisi saat ini, dari 3- 20 Juli 2021, sudah sangat berat."

"Kami merasa ini akan sangat-sangat merugikan," kata Alex kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (17/7/2021). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved