Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Demi Tipu Gadis Jaten Karanganyar, Pelaku Jadi Dokter Kandungan, Raup Puluhan Juta Rupiah

Polisi menyita barang bukti berupa salinan bukti transfer dan baju dokter, baju praktek dokter, stetoskop, serta seragam ASN untuk menyakinkan korban.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menunjukan barang bukti kasus penipuan berkedok sebagai dokter saat konferensi pers di Kantor Satreskrim Polres Karanganyar, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Jajaran Satreskrim Polres Karanganyar menangkap seorang pemuda berinisial CRW (22) warga Bogor, Jawa Barat yang melakukan penipuan dengan mengaku sebagai dokter kandungan untuk meminjam sejumlah uang kepada korbannya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa salinan bukti transfer dan baju dokter, baju praktek dokter, stetoskop, serta seragam ASN untuk menyakinkan korban.

Penipuan berkedok sebagai dokter itu terungkap setelah seorang gadis asal Kecamatan Jaten, berinisial NA yang merasa tertipu melapor ke Satreskrim Polres Karanganyar pada 14 Juni 2021.

Baca juga: Sudah Berkonsep Banyu Mili, Hajatan Warga Kaliboto Karanganyar Tetap Dibubarkan, Begini Ceritanya

Baca juga: Simpang Empat Papahan Mulai Ditutup 24 Jam, Polres Karanganyar: Akan Selalu Kami Evaluasi

Baca juga: Isinya Mempertanyakan Presiden Jokowi, Website Pemkab Karanganyar Direntas

Baca juga: Warga di Karanganyar Dilarang Gelar Hajatan, Berlaku sampai 20 Juli 2021

"Awal mula korban kenalan dengan pelaku melalui aplikasi (media sosial)."

"Pelaku mengaku sebagai dokter."

"Pelaku juga mengajak korban ke rumah sakit yang diakui pelaku sebagai tempat kerja untuk meyakinkan korban," kata Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (15/7/2021).

Pelaku mengaku sebagai dokter di sebuah rumah sakit yang berada di wilayah Yogyakarta.

Kompol Purbo menuturkan, para tenaga medis di rumah sakit tersebut tidak mengenali pelaku lantaran mengenakan masker.

Setelah berhubungan intens selama sekira 10 hari, pelaku memanfaatkan korban dengan meminjam sejumlah uang.

Dalihnya hendak digunakan untuk biaya pengobatan orangtua yang sedang sakit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved