Breaking News:

Berita Kriminal

Stres Kuliah Tak Kunjung Rampung, Mahasiswa di Kendal Hibur Diri Lewat Jualan Tembakau Gorila

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendal membekuk seorang mahasiswa berinisial UA (22), yang kedapatan mengedarkan narkotika jenis tembakau gorila.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBAYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala BNN Kendal Anna Setiyawati (kanan) memperlihatkan barang bukti penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorila, Rabu (14/7/2021), di kantor BNN Kendal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendal membekuk seorang mahasiswa berinisial UA (22), yang kedapatan mengedarkan narkotika jenis tembakau gorila.

UA ditangkap di rumahnya di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, pada pertengahan Juni lalu, beserta barang bukti 11,92 gram tembakau gorila seharga Rp 575.000.

Kepala BNN Kendal Anna Setiyawati mengungkapkan, UA merupakan seorang mahasiswa di perguruan tinggi di Kota Semarang.

Petugas menangkap UA sesaat setelah yang bersangkutan menerima kiriman paket berisi tembakau gorila dari Tangerang.

Kata Anna, AU mengaku stres mengahadapi perkuliahan yang tak kunjung selesai. Sementara, ia, saat ini, berada di semester akhir sebelum dilakukan drop out (DO) apabila tidak bisa menyelesaikan skripsinya.

"Tersangka UA mengaku stres karena kuliah gak selesai-selesai. Kemudian, pesan tembakau gorila melalui online dan diantarkan lewat jasa pengiriman barang," terangnya saat ungkap kasus di kantor BNNK, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Langgar Jam Malam, Ratusan PKL di Alun-alun dan Bukit Jabal Kaliwungu Kendal Dibubarkan

Baca juga: Bupati Kendal: Akhir Masa PPKM Darurat, 139 Ribu Orang Harus Sudah Tervaksin

Baca juga: Seluruh Lampu Jalan Dipadamkan, Serentak di Kendal Mulai Malam Ini

Baca juga: RX King Tabrak Honda Beat di Weleri Kendal, Satu Orang Tewas dan Tiga Lainnya Dilarikan ke RS

Anna menerangkan, penangkapan UA didasarkan atas pengaduan masyarakat tantang dugaan adanya pengedaran narkotika di wilayah Kecamatan Kangkung.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga berhasil menangkap tersangka UA.

Lebih lanjut, kata Anna, UA mengaku sudah dua kali memesan barang dengan jenis yang sama.

Akan tetapi, belum pernah mengkonsumsi langsung, hanya sekadar mengedarkan kepada teman-teman terdekatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved