Penanganan Corona

Mohon Maaf, Layanan UGD RSUD dr Soewondo Kendal Ditutup Sementara

Apabila dalam keadaan tidak memungkinkan, pihak rumah sakit akan menyarankan kepada keluarga pasien untuk mencari rumah sakit lain.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Informasi pelayanan UGD RSUD dr Soewondo Kendal ditutup sementara waktu, Senin (12/7/2021). 

Dari jumlah 19 tempat tidur yang disediakan di UGD terisi semua.

Beberapa di antaranya sudah dinyatakan positif Covid-19, dan sisanya masih suspec corona.

Humas RSI Muhammadiyah Kendal, Farid Hermawan mengatakan, meski semua tempat tidur di UGD sudah dipakai untuk perawatan, pihaknya masih terus mengupayakan pelayanan UGD sebisa mungkin.

Akan tetapi, apabila dalam keadaan tidak memungkinkan, pihak rumah sakit akan menyarankan kepada keluarga pasien untuk mencari rumah sakit lain.

Tujuannya agar segera mendapatkan perawatan dan fasilitas kesehatan yang optimal.

"19 pasien di UGD ini masih antre masuk ruang perawatan isolasi, ada yang sudah 2 hari, ada juga yang baru datang."

"Karena 52 kamar isolasi yang kami siapkan semuanya penuh," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (12/7/2021).

Farid pun menyebutkan, tingkat permintaan ruang isolasi masih tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Tenaga medis Kendal mengendarai mobil ambulans hendak menjemput pasien terpapar Covid-19 untuk dibawa ke RSDC, Kamis (17/6/2021).
Tenaga medis Kendal mengendarai mobil ambulans hendak menjemput pasien terpapar Covid-19 untuk dibawa ke RSDC, Kamis (17/6/2021). (TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM)

Baca juga: Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Bekas Rem Berjarak 3 Meter di Lokasi Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Baca juga: Wonosobo Wilayah Tertinggi Pelanggaran PPKM Darurat di Jateng, Mayoritas Karena Ulah Pedagang

Dia berharap, lonjakan kasus pasien Covid-19 yang harus mendapatkan pertolongan medis bisa ditekan agar pelayanan kesehatan di rumah sakit kembali stabil.

"Waktu itu ada 10 pasien Covid-19 selesai isolasi."

"Langsung terisi lagi, dan UGD penuh lagi," terangnya.

Di Rumah Sakit Charlie Boja Kendal, ruang isolasi Covid-19 juga penuh.

Namun demikian, pelayanan di IGD tetap buka dengan sistem buka tutup.

Humas RS Charlie Boja, Bulan Nur Anggarsih mengatakan, 85 persen dari total pasien yang masuk ke IGD dalam beberapa pekan terakhir merupakan pasien suspec corona.

Pihaknya pun berusaha ada pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap bisa dilakukan dengan memaksimalkan SDM dan peralatan yang ada. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved