Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Pabrik Rambut Palsu Ditutup Paksa, Bandel Buka Selama Gerakan Purbalingga di Rumah Saja

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga menutup paksa sebuah pabrik yang bergerak industri rambut palsu pada Sabtu (10/7/2021).

Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Nampaknya tak sedikit pihak yang belum patuh terhadap kebijakan pemerintah di masa pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali ini.

Termasuk beberapa kebijakan yang diambil pemerintah daerah.

Sebagai contoh di Kabupaten Purbalingga.

Pemkab Purbalingga membuat Gerakan Tiga Hari Purbalingga di Rumah Saja.

Gerakan itu telah diterapkan pada Jumat (9/7/2021).

Namun, belum semua mematuhinya.

Baca juga: Tiga Pengemudi Disuruh Balik Arah, Dilarang Masuk Purbalingga, Polisi: Mereka Positif Covid-19

Baca juga: Kedua Pengedar Narkoba Ini Warga Banyumas, Ditangkap di Rumah Kontrakan Desa Gemuruh Purbalingga

Baca juga: Gerakan Tiga Hari Purbalingga di Rumah Saja, Ini Sembilan Titik Penyekatan, Dimulai Besok Jumat

Baca juga: Layani Makan di Tempat saat PPKM Darurat, 2 Pemilik Warung di Purbalingga Jalani Sidang Yustisi

Seperti yang ditemukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (10/7/2021) ini.

Tim Satgas menutup paksa sebuah pabrik yang bergerak industri rambut palsu pada Sabtu (10/7/2021).

Pabrik itu ditutup karena nekat beroperasi selama Gerakan Tiga Hari Purbalingga di Rumah Saja.

Kepala Satpol PP Kabupaten Purbalingga, Suroto mengatakan, ratusan buruh dipulangkan oleh petugas.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved