Berita Olahraga
Dukung Menpora Perketat Naturalisasi Atlet, Yoyok Sukawi: Pembinaan Akar Rumput Harus Diperkuat
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi setuju dengan rencana Menpora Zainudin Amali yang akan memperketat proses naturalisasi atlet.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi setuju dengan rencana Menpora Zainudin Amali yang akan memperketat proses naturalisasi atlet.
Menurut Yoyok, pemerintah sebaiknya memperkuat akar rumput pembinaan atlet daripada terus melakukan naturalisasi.
"Ya, tentu setuju kalau Pak Menteri mau memperketat naturalisasi. Namun, tidak berhenti di situ, proses pembinaan di akar rumput juga harus dikuatkan. Apa pun cabang olahraganya, tidak hanya sepak bola," kata Yoyok dalam rilis yang diterima, Minggu (11/7/2021).
Baca juga: Rising Star PSIS Semarang Ini Dilirik Seongnam FC, Yoyok Siap Lepas Jika Sepakat dan Jelas
Baca juga: Alasan Yoyok Sukawi Belum Panggil Pemain Asing PSIS ke Semarang: Kami Masih Trauma Kena Prank
Baca juga: 28 Atlet Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Tokyo, Presiden Jokowi: Rakyat Menunggu Medali
Baca juga: Atlet Lompat Tinggi di Banjarnegara Jadi Kuli Bangunan, Kumpulkan Dana untuk Kuliah di Yogyakarta
Untuk memperkuat proses pembinaan atlet, Yoyok mengatakan, penambahan infrastruktur olahraga sangat diperlukan mengingat salah satu problem olahraga Indonesia adalah minimnya fasilitas.
"Pemerintah juga harus aktif membangun infrastruktur olahraga di daerah-daerah. Kalau infrastruktur sudah tersedia dan sumber daya manusia (SDM) semakin terlatih maka Indonesia lebih mudah menghasilkan atlet-atlet hasil binaan sendiri dan tidak melakukan naturalisasi lagi dalam jumlah banyak ke depannya," imbuh pria yang juga menjadi anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Selain itu, Yoyok juga mendukung langkah menpora membuat grand desain keolahragaan nasional.
"Di dalam grand desain keolahragaan sudah jelas bahwa salah satu cara mencetak atlet berbakat adalah mengasah SDM-nya dan memperkuat infrastrukturnya. Ini harapan kita semua supaya olahraga Indonesia terus maju tanpa harus mengandalkan hasil naturalisasi," ujarnya.
Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa kedepannya, pemerintah akan memperketat proses naturalisasi atlet dari semua cabang olahraga.
Menteri asal Gorontalo ini percaya bahwa Indonesia akan berhasil mencetak atlet berbakat dengan sebuah proses.
"Untuk naturalisasi akan saya perketat untuk semua cabang olahraga. Kita akan lihat seberapa besar urgensinya. Sebaiknya memanfaatkan potensi yang ada," kata menpora kepada awak media beberapa waktu lalu. (*)
Baca juga: Tambah Penghasilan di Tengah Pandemi Covid, Ibu-ibu di Kandeman Batang Kelola Bank Sampah
Baca juga: Final Euro Serasa Jadi Laga Tandang, Italia Hanya Butuh Manajemen Ketegangan untuk Kalahkan Inggris
Baca juga: Berujung Minta Maaf, Pemuda asal Banjarsari Solo Komentar Negatif di Medsos Ambulans Dilempar Batu
Baca juga: Warga Jepara Terjaring Razia saat Nongkrong di Angkringan. Diswab Antigen, 1 Orang Reaktif Covid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/anggota-komisi-x-as-sukawijaya-alias-yoyok-sukawi.jpg)