Breaking News:

Berita Cilacap

Lalu Lintas Jateng-Jabar di Cilacap Diperketat, Penyekatan Dilakukan di 2 Kecamatan

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi memantau pelaksanaan PPKM darurat di wilayah barat Kamis (8/7/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB CILACAP
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji memberikan arahan sebelum memonitor pelaksanaan PPKM darurat di wilayah barat, Kamis (8/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi memantau pelaksanaan PPKM darurat di wilayah Cilacap bagian barat, Kamis (8/7/2021).

Monitoring diawali dari Kecamatan Cimanggu. Di sana, Tatto memberikan pengarahan kepada petugas dan relawan yang ikut membantu pelaksanaan PPKM darurat.

"Tujuan PPKM darurat ini adalah menyelamatkan masyarakat dari bahaya Covid-19 jadi perlu adanya kesadaran masyarakat," kata Bupati dalam rilis yang diterima, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Remaja asal Banyumas Dipolisikan setelah Ajak Remaja Putri asal Cilacap ke Gubug Sepi

Baca juga: Lanal Cilacap Gelar Vaksinasi Covid, Sasar 768 Warga Maritim

Baca juga: 365 Nakes dari 38 Puskesmas di Cilacap Terpapar Covid, Layanan Dialihkan ke Puskesmas Terdekat

Baca juga: Pantau PPKM Darurat, Bupati Cilacap Minta Petugas Ingatkan Warga tentang Kematian akibat Covid

Bupati juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan PPKM darurat untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan.

"Kita jaga terus sampai seluruh saudara kita selamat, jangan lagi ada yang terpapar. Ayo, jaga keluarga, jaga lingkungan. Inilah pentingnya Jaga Tangga karena kita harus bersama-sama selamat dari bahaya Covid-19," katanya.

Rombongan bupati beserta kapolres kemudian mengunjungi tempat isolasi di Kecamatan Majenang serta pos penyekatan.

Polres Cilacap melaksanakan penyekatan kepada kendaraan yang akan memasuki wilayah Cilacap, terutama di Kecamatan Patimuan serta Kecamatan Sampang.

Dua kecamatan ini berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Ada beberapa kendaraan yang kami putar balikan, satu di antaranya karena bukan faktor yang esensial dan yang lain karena tidak memenuhi syarat perjalanan di masa PPKM darurat ini," ujar Kapolres. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Tokyo Berstatus Darurat Covid, Sejumlah Pertandingan Olimpiade Digelar Tanpa Penonton

Baca juga: Anggota Polres Kudus Alami Luka Bacok di Punggung, Jadi Korban Pembegalan saat Lewati Desa Dersalam

Baca juga: Penambahan Tempat Isolasi Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Terkendala Banyaknya Nakes Positif Covid

Baca juga: Tanda sedang Jalani Isoman, Warga Jeruk Agung Kebumen Pasang Bendera Merah Putih di Halaman

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved