Euro 2020

Semifinal EURO 2020: Italia Harus Waspadai Permainan Lamban Spanyol, Rabu Dini Hari Nanti

Duel Italia vs Spanyol dalam laga semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari pukul 02.00 WIB, dinanti banyak orang.

Editor: rika irawati
TWITTER @EURO2020
Para pemain Italia merayakan keberhasilan mereka lolos ke perempat final Euro 2020 setelah menyingkirkan Austria dengan skor 2-1 di Stadion Wembley, London, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Duel Italia vs Spanyol dalam laga semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari pukul 02.00 WIB, dinanti banyak orang.

Kombinasi permainan cepat yang menjadi ciri khas Italia dan permainan lambat ala Spanyol layak ditonton.

Bahkan, pelatih legendaris Italia yang mengantar AC Milan menjuarai Liga Champions pada 1993-1994, Fabio Capello, menilai, permainan lamban tim Matador justru bakal membahayakan Gli Azzurri.

Tak seperti seorang matador yang terkenal gesit dalam menghindar dari terjangan banteng, Spanyol di Euro 2020 di mata Capello memainkan sepak bola yang cenderung pelan.

"Kami tak boleh tertidur. Spanyol memainkan sepak bola pelan. Jika menyesuaikan dengan ritme tersebut, kami punya risiko untuk menderita," tutur Capello seperti dikutip Marca dari Corriere della Sera.

Baca juga: Jadwal Semifinal Euro 2020: Dibuka Big Match Italia vs Spanyol, Main Rabu Dini Hari WIB

Baca juga: Hasil EURO 2020: Selamat, Inggris dan Denmark Melaju ke Semifinal

"Spanyol memiliki kualitas teknik luar biasa, kemampuan menguasai bola yang sangat bagus. Untuk melawan kelebihan itu, kami harus cepat dan cermat saat merebut kembali bola, membangun permainan dan segera menyerang," kata Capello lagi.

Menurut Capello, Gli Azzurri asuhan Roberto Mancini harus setia kepada karakteristik mereka sebagai tim yang cepat.

"Italia adalah tim yang menampilkan sepak bola sangat cepat dengan kualitas begitu bagus. Semua orang berlari, semuanya saling bantu. Mereka punya pendekatan taktik bagus," ucap Capello yang pernah bertugas melatih timnas Inggris pada 2007-2012.

Dalam upaya Italia terus mempraktikkan sepak bola cepat, Capello melihat ada satu hambatan berarti.

Problem yang dimaksud Capello tak lain adalah absensi bek sayap kiri, Leonardo Spinazzola, yang mengalami cedera ligamen.

"Sangat disayangkan sebab dia adalah pesepak bola yang mampu mendobrak pertahanan Spanyol, seperti yang telah dilakukannya dalam laga-laga lain," tutur Capello kepada media Catalunya, La Vanguardia.

Baca juga: BPBD Kota Semarang Sediakan Klorin Gratis bagi Warga untuk Penyemprotan Disinfekntan Mandiri

Baca juga: Bawa 516 Botol Ciu, 2 Pengendara Mobil Berplat AB Diamankan Petugas di Exit Tol Kaliwungu Kendal

Baca juga: Dua Warga Binaan Rutan Salatiga Positif Covid, Satu Orang Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Bupati Purbalingga Ancam Tak Cairkan ADD bagi Desa yang Tak Alokasi Dana untuk Penanganan Covid

Menurut pemberitaan terkini dari media-media lokal Italia, posisi Spinazzola di sektor kiri pertahanan Italia akan digantikan oleh Emerson Palmieri.

Seperti kata Capello, Spinazzola memang merupakan kepingan penting dalam sepak bola cepat ala Gli Azzurri.

Bahkan, sampai Euro 2020 memasuki semifinal, Spinazzola masih berstatus sebagai pemain tercepat turnamen.

Kecepatan maksimal yang diukir bek sayap AS Roma tersebut mencapai 33,8 kilometer per jam. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Italia Vs Spanyol: Awas, Matador Lamban Bisa Bikin Azzurri Tertidur".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved