Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Tak Kuat Nanjak, Mobil Travel Masuk Sungai di Mrebet Purbalingga. Bawa 7 Penumpang dan Kulkas

Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/6/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS POLRES PURBALINGGA
Mobil travel berpenumpang tujuh orang masuk sungai setelah tak kuat melintasi tanjakan di jalan raya di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/6/2021).

Sebuah mobil travel berisi tujuh penumpang, diduga tidak kuat menanjak kemudian berjalan mundur dan masuk ke jurang.

Kapolsek Mrebet Iptu Edi Surono mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 06.30 WIB.

Kecelakaan menimpa mobil travel jenis Grandmax bernomor polisi B 8601 GN.

"Mobil berisi tujuh penumpang yang terdiri dari satu sopir, satu kenek, dan lima penumpang," jelasnya dalam rilis yang diterima, Selasa.

Baca juga: Pikap Tabrak Ruko di Selanegara Purbalingga, Diduga Tergelincir akibat Jalan Licin

Baca juga: Warga Penyandang Disabilitas Dijemput Menggunakan Bus, Vaksinasi Massal di Polres Purbalingga

Baca juga: 70 Warga Dua Desa di Purbalingga Jalani Isolasi Mandiri, Diduga Tertular Covid dalam Acara Hajatan

Baca juga: Kasus Makin Mengkhawatirkan di Purbalingga, Tiwi: Tolong Pending Dahulu Acara Perpisahan Sekolah

Edi mengatakan, mobil travel itu dikemudikan Lutfi (18), warga Desa Campakoah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

Sementara para penumpang, merupakan warga asal Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga.

"Saat kejadian, mobil dalam perjalanan dari Jakarta menuju Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari. Kendaraan melintas di jalur Desa Binangun, Kecamatan Mrebet," katanya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, saat kejadian, mobil sedang melintasi jembatan yang berada di tanjakan jalan.

Namun, mobil tidak kuat menanjak kemudian berjalan mundur dan masuk ke jurang setinggi kurang lebih 50 meter di bawah jembatan.

"Diduga, mobil kelebihan muatan sehingga tidak kuat menanjak. Karena, selain berisi tujuh penumpang, mobil juga mengangkut sejumlah barang bawaan, semisal kulkas, tempat tidur, dan baut besi," jelas kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, sopir dan seluruh penumpangnya mengalami sejumlah luka.

Baca juga: Kasus Aktif Covid Bertambah 1.016 Kasus dalam 5 Hari, Bupati Cilacap Minta PPKM Mikro Diperketat

Baca juga: Truk Bermuatan Tepung Roti Tabrak Tronton di Barat Tugu Bandeng Pati, Sopir Tewas

Baca juga: Cerita Jirno, Difabel Kutawuluh Banjarnegara: Tetap Produktif Bikin Pot Sabut Kelapa, Butuh Pengepul

Baca juga: Rumah Sakit di Ambarawa dan Salatiga Mulai Kewalahan Terima Pasien Covid dan Kesulitan Dapat Oksigen

Saat ini, mereka menjalani perawatan di dua rumah sakit, yaitu PKU Muhammadiyah Bobotsari dan Rumah Sakit Siaga Medika Purbalingga.

"Kasus kecelakaan tersebut kemudian diserahkan penanganannya ke Unit Laka Satlantas Polres Purbalingga," ujarnya.

Hingga siang, kendaraan masih di dasar tebing, menunggu mobil derek untuk proses evakuasi. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved