Breaking News:

Teror Virus Corona

Satu RT di Tlogosari Wetan Kota Semarang Ditutup, 25 Warganya Positif Covid

Warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tlogosari Wetan, Kota Semarang, me-lockdown wilayah mereka lantaran ada 25 warga di RT tersebut positif Covid-19.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tlogosari Wetan, Kota Semarang, me-lockdown wilayah mereka lantaran ada 25 warga di RT tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, warga positif Covid-19 menjalani karantina mandiri di rumah.

Untuk mengurangi mobilitas warga, akses jalan masuk dan keluar ditutup.

"Di wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Tlogosari Wetan, ada 12 KK, 25 jiwa yang kena. Jadi, adakan penutupan se-wilayah RT 01. Meninggal satu orang, kemarin," kata Ketua RW 01, Nugroho atau yang akrab disapa Lilik, Minggu (27/6/2021).

Selanjutnya, pihak RT menyebarkan surat edaran bagi warga untuk bergotong royong membantu keluarga yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Masjid Agung Jateng Tetap Buka meski Semarang Zona Merah, Pengunjung Wajib Pakai Masker Rangkap

Baca juga: Tarif Tol Semarang-Solo Resmi Berlaku Hari Ini, Berikut Daftarnya

Baca juga: Dinkes Kota Semarang Buka Sentra Vaksinasi Covid di 3 Kampus, Menyasar Warga Berumur 18+

Baca juga: Lagi Cari Kerja? Kunjungi Job Fair Virtual Unika Soegijapranata Semarang, Digelar hingga 2 Juli

Warga pun secara sukarela beriuran uang dan sembako untuk memenuhi kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri.

"Jaga Tangga berdasarkan surat edaran ketua RT, untuk setiap warga, sukarela minimal Rp 20 ribu per satu kejadian atau 1 KK. Mau lebih, boleh," imbuhnya, dikutip dari Kompas.com.

Rencananya, lockdown RT itu dilakukan selama 14 hari ke depan. Namun, apabila masih ditemukan kasus maka bisa diperpanjang.

Sementara itu, Lilik mengatakan, warga di RW 01 yang terpapar Covid-19 berjumlah 58 orang.

"Dari pihak RW kami izin Babinsa dan kecamatan untuk tutup satu RW karena yang terpapar 58 jiwa, sudah meninggal dua orang," ujarnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta penerapan lockdown mikro di tingkat RT dengan status zona merah.

Baca juga: Bupati Pastikan Stok Oksigen di Rumah Sakit di Kudus Aman

Baca juga: Ibu Positif Covid di Blora Bingung Cari Donor ASI, Gubernur Ganjar Minta Pejabat Sebar Nomor Layanan

Baca juga: Sehari, Vaksinasi Covid di Kendal Jangkau 4.008 Warga. Digelar Serentak di 30 Puskesmas dan Stadion

Baca juga: EURO 2020: Big Match Belgia vs Portugal Malam Ini, Adu Tajam Lukaku dan Ronaldo

Kota Semarang, saat ini, juga masuk kategori zona merah penularan Covid-19 dengan kasus yang cukup banyak.

Data dari situs resmi Pemerintah Kota Semarang, Minggu (27/6/2021), terdapat 2.034 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat.

Rinciannya, 1.469 pasien dari Semarang dan 565 pasien dari luar Semarang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Warga Kena Covid-19, Kampung di Semarang Ini "Lockdown" Satu RT".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved