Penanganan Corona
Pelabuhan Kendal Ditutup Selama Seminggu, Berlaku Hingga 28 Juni 2021
Penutupan akses masuk Pelabuhan Kendal berlaku mulai Rabu (23/6/2021) hingga Senin (28/6/2021) untuk mencegah penularan Covid-19 di kawasan pelabuhan.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Kendal menutup kawasan pelabuhan selama 6 hari (seminggu).
Penutupan akses masuk pelabuhan berlaku mulai Rabu (23/6/2021) hingga Senin (28/6/2021) untuk mencegah penularan Covid-19 di kawasan pelabuhan.
Kasubag TU UPTD Pelabuhan Penyeberangan Kendal, Yavie Rahmawan Hidayatullah mengatakan, selama penutupan, pelabuhan bersih dari aktivitas masyarakat dan perkapalan.
Selain itu, semua sisi bangunan perkantoran di pelabuhan dilakukan penyemprotan disinfektan.
Baca juga: Ruang Isolasi RS Sudah Mulai Penuh di Kendal, Empat Puskesmas Disiapkan Rawat Pasien Covid-19
Baca juga: Wakil Bupati Kendal Positif Covid-19, Windu Suko Basuki: Saya Tidak Merasakan Apa-apa Sedikitpun
Baca juga: Tujuh Objek Wisata Ditutup Sementara di Kabupaten Kendal, Berikut Daftarnya
Baca juga: Ganjar Pranowo Gowes Temui Perawat di RSDC Kendal: Tolong Tempat Makan Diatur Berjarak
Yavie menjelaskan, penutupan pelabuhan dilakukan menindaklanjuti SE Bupati Kendal Nomor 443.5/1876/2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal.
Selain itu, penutupan dilakukan karena 3 ABK KMP Kalibodri terpapar Covid-19 dan sudah menjalani isolasi mandiri.
"Dengan penutupan aktivitas ini, kegiatan kepelabuhanan sementara off, aktivitas masyarakat juga bersih di wilayah pelabuhan."
"Kebetulan KMP Kalibodri juga masih dalam pemeliharaan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sampai pertengahan Juli 2021," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/6/2021).
Semua pintu masuk menuju pelabuhan ditutup dan dijaga ketat petugas.
Bertujuan untuk mengantisipasi masyarakat yang hendak jalan-jalan ataupun mancing di sekitar pelabuhan.
Kantin-kantin di dalam perkantoran pelabuhan pun ikut ditutup.
"Kami antisipasi agar tidak terjadi kerumunan pengunjung di dalam pelabuhan," ujarnya.
Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat menambahkan, selama penutupan berlangsung, akses pintu masuk pelabuhan dijaga 9 petugas selama 24 jam.
Aktivitas kapal yang semula dijadwalkan 2 kali keberangkatan dan kedatangan setiap pekan ditiadakan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
"Kebetulan bersamaan dengan KMP Kalibodri masuk masa perawatan sehingga kami tidak terlalu sulit untuk melakukan penutupan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/penutupan-pelabuhan-kendal.jpg)