Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Karyawan Diupayakan Tetap Dapat Upah, Pasca Pabrik Sepatu di Jaten Karanganyar Ditutup Sementara

Pihak manajemen pabrik yang ditutup sementara diminta untuk mengusahakan agar karyawan yang diliburkan sementara tetap mendapatkan upah. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Petugas BPBD Kabupaten Karanganyar melakukan penyemprotan disinfektan dan fogging di kawasan pabrik sepatu, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Selasa (22/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Karyawan pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar diupayakan tetap mendapatkan upah meski diliburkan sementara waktu.

Itu sebagai dampak adanya beberapa karyawan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid swab antigen. 

Penutupan pabrik itu untuk sterilisasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 selama 10 hari.

Penutupan sementara operasional pabrik itu telah dilakukan enam hari ini.

Baca juga: Pabrik Sepatu di Jaten Karanganyar Ditutup Sementara, Tercatat Ada 95 Karyawan Positif Covid-19

Baca juga: Viral, Makanan Kafe di Tawangmangu Karanganyar Ini Dibanderol Jutaan. Nasi Putih Seharga Rp 5 Juta

Baca juga: Belajar Tatap Muka Jadi Dilaksanakan Juli 2021? Bupati Karanganyar: Cuma Tinggal Tekan Tombol Saja

Baca juga: Lockdown Lokal, Warga Satu Gang di Desa Selokaton Karanganyar, 29 Orang Terpapar Covid-19

Kabid Hubungan Industrial (HI) Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno menyampaikan, telah berkoordinasi dengan Disnaker Jateng dan pihak manajemen pabrik untuk mengusahakan agar karyawan yang diliburkan sementara tetap mendapatkan upah. 

"Biarpun diliburkan tetap dibayar."

"Sesuai Permenaker Nomor 2 Tahun 2021 terkait dengan pengupahan perusahaan padat karya yang terdampak Covid-19," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (22/6/2021). 

Berkaca dari adanya kasus Covid-19 di lingkup perusahaan, dinas mengimbau kepada semua perusahaan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan

"Selain menyerahkan Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke perusahaan, kami juga melakukan pembinaan terkait protokol kesehatan," ucapnya. 

Seiring meningkatkan kasus Covid-19 di beberapa daerah, dinas juga mengimbau kepada perusahaan supaya membuat kesepakatan bersama dengan pekerja kaitannya dengan upaya pencegahan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved