Selasa, 28 April 2026

Penanganan Corona

Ganjar Minta Bupati Kendal Siapkan Tempat Isolasi Terpusat Tingkat Kecamatan, Ini Maksudnya

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, rusunawa yang dijadikan sebagai RSDC Kendal merupakan bekal bagus dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau lokasi lockdown Covid-19 di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Sabtu (19/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke RSDC Kendal saat bersepeda bersama rombongan pada Sabtu (19/6/2021).

Selain itu, Ganjar juga melihat langsung bagaimana warga Kendal menjalani isolasi mandiri selama penerapan lockdown Covid-19.

Orang nomor 1 di Jawa Tengah itu mengatakan, rusunawa yang dijadikan sebagai RSDC merupakan bekal bagus dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Baca juga: Alhamdulillah, KSPPS Bebaskan Piutang Rp 91 Juta Pedagang Pasar Srogo Kendal

Baca juga: Ini Aturan Terbaru Pemkab Kendal, Batasan Aktivitas Warga Khusus Wilayah Zona Merah

Baca juga: Teror Lempar Batu Makin Menggila di Kendal, Empat Kaca Truk Pecah dalam Semalam

Baca juga: Bendung Bodri Seluas 250 Hektare Dibangun Mulai 2023, Lokasinya di Singorojo Kendal

Ganjar meminta agar Pemkab Kendal bersiap lebih untuk mengantisipasi pertumbuhan kasus Covid-19 yang terus bergerak naik.

Selain menyiapkan tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit, ia meminta agar menyiapkan tempat isolasi terpusat pada tiap kecamatan.

Bertujuan untuk menampung warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala agar over kapasitas di rumah sakit bisa berkurang.

"Kami coba keliling cek di Kendal bersama Bupati."

"Ada rusunawa (RSDC) bagus, tinggal dilakukan perbaikan sedikit (penambahan ruangan-red) karena potensi masih tinggi," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (19/6/2021).

Ganjar menekankan agar pemerintah melalui Satgas Covid-19 Kendal melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 sejak dari hulunya.

Senantiasa mengingatkan masyarakat agar selalu patuh menjalankan protokol kesehatan, minimal memakai masker dan menghindari kerumunan. 

"Satu Desa Karangsari ada banyak (yang isolasi-red) sampai 82 orang di satu gang."

"Padahal ada 3 gang."

"Prokes dilakukan bisa mencegah persebaran yang cepat."

"Jangan-jangan ini varian baru, kami bangun asumsi (ini) agar benar-benar siaga," ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau lokasi lockdown Covid-19 di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Sabtu (19/6/2021).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau lokasi lockdown Covid-19 di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Sabtu (19/6/2021). (TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM)

Baca juga: Warganet Dukung Bupati Banjarnegara Nyalon Presiden, Minimal Jadi Gubernur Jateng

Baca juga: Warga Pegundungan Banjarnegara Manfaatkan Gas Rawa untuk Memasak, Instalasi Dibantu Pemprov Jateng

Ganjar juga mengimbau agar masyarakat yang berada di zona merah Covid-19 melaksanakan ibadah di rumah sementara waktu.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved