Berita Pendidikan Hari Ini

Bupati Karanganyar Tetap Berharap PTM Bisa Dilaksanakan Juli 2021, Berikut Alasan Juliyatmono

Soal rencana pembukaan PTM pada Juli 2021, pihak Disdikbud tetap akan menunggu instruksi dari Bupati Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dimulai pada Juli 2021.

Juliyatmono menuturkan, PTM harus berbeda dengan proses pembelajaran sebelum adanya pandemi Covid-19 sesuai petunjuk Pemerintah Pusat.

"Kami mengambil kebijakan daerah sendiri sesuai kondisi masing-masing."

"Kami berharap tahun ajaran baru, tatap muka sudah bisa diatur."

"Bisa saja separuh masuk, separuh di rumah diberikan tugas."

"Besoknya gantian," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Hilang 12 Hari, Warga Jatipuro Karanganyar Ditemukan Tewas di Sumur Milik Tetangga

Baca juga: Datang ke Kebun Teh Kemuning Karanganyar, Nuri Penasaran Lokasi CCTV Perekam Adegan Viral Sejoli

Baca juga: Polres Karanganyar Terus Giatkan Penertiban Motor Knalpot Brong, Fokus di Tiga Kecamatan Ini

Baca juga: Viral, Pasangan Remaja Ciuman di Kebun Teh Kemuning Karanganyar Terekam Kamera CCTV

Dia menuturkan, persiapan telah dilakuan seperti vaksinasi guru dan fasilitas protokol kesehatan di sekolah.

Lebih lanjut, bagi guru yang sakit atau tidak enak badan diminta tidak memaksakan diri untuk mengajar di sekolah.

Terpisah, Sekretaris Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Nurini Retno Hartati mengatakan, dinas akan melakukan monitoring ke sekolah kaitannya fasilitas protokol kesehatan.

Sedangkan soal rencana pembukaan PTM pada Juli 2021, dinas tetap menunggu instruksi dari Bupati Karanganyar.

"Otomatis kami menunggu secara prosedural."

"Menunggu instruksi Bupati secara resmi ke dinas, kemudian diteruskan ke sekolah," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/6/2021).

Nurini menjelaskan, apabila nantinya PTM dimulai pada Juli 2021, tentu jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran akan diatur.

"Kapasitas diatur, anak harus dalam keadaan sehat dan ada persetujuan dari orangtua," jelasnya. (Agus Iswadi)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: 27 Sekolah di Cilacap Berbagi Ide secara Virtual terkait Tingkatkan Budaya Membaca, Ini Hasilnya

Baca juga: Dibubarkan, Outbound Pegawai Pelabuhan Cilacap di Baturraden Banyumas, Sebelumnya Sudah Diingatkan

Baca juga: Kakak Beradik Siswa SD Negeri 1 Sokanegara Banyumas Positif Covid, Tertular dari Orangtua

Baca juga: DPMPTSP Banyumas Minta Aspikmas Baturraden Dorong UMKM Urus Nomor Induk Berusaha

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved