Penanganan Corona

Ganjar Gowes Masuk Gang Sempit di Semarang Timur, Masih Jumpai Banyak Warga Tak Gunakan Masker

Sembari nggowes, setiap menemukan kerumunan, Ganjar menyempatkan berhenti untuk sekadar mengingatkan para warga yang tak menggunakan masker.

Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang berbincang dengan warga di sela waktu gowes berkeliling ke sudut-sudut Kota Semarang, Selasa (8/6/2021). 

"Kemarin saya minta ini untuk dibuka lagi, udah dibersihkan,” kata Ganjar.

Di situ, ia menengok satu persatu bilik dan tempat tidur isolasi serta fasilitas seperti perlengkapan APD hingga MCK.

Ganjar menerangkan, lokasi tersebut sudah siap digunakan untuk jadi tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 dari Kudus dan sekitarnya.

“Jadi nanti kalau dari Kudus, Demak, sekitar Semarang membutuhkan, (tempat) ini sudah siap."

"Bagus sekali tempatnya, AC-nya juga hidup."

"Di sini malah ada bednya bagus,” ujarnya.

Setidaknya ada 19 bed isolasi yang siap digunakan di STIE Bank Jateng.

Tempat tersebut, tahun lalu disiapkan Pemprov Jateng untuk isolasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jateng yang pulang dari Malaysia.

Namun, meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah daerah Jateng mulai mengakibatkan Bed Ocupancy Ratio (BOR) di daerah-daerah tersebut mulai penuh.

Ganjar pun meminta daerah lainnya untuk gotong royong membantu. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Datang ke Kebun Teh Kemuning Karanganyar, Nuri Penasaran Lokasi CCTV Perekam Adegan Viral Sejoli

Baca juga: Jual Pil Koplo, Empat Pemuda di Kebumen Ditangkap Polisi. Dapat Untung Rp 3 Juta Per Toples

Baca juga: 27 Sekolah di Cilacap Berbagi Ide secara Virtual terkait Tingkatkan Budaya Membaca, Ini Hasilnya

Baca juga: Dikira Punya Pesugihan, Lulusan SD Asal Cilongok Banyumas Kantongi Rp 50 Juta Per Bulan dari Youtube

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved