Penanganan Corona
429 Warga Kudus Jalani Isolasi Terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Data Hingga Rabu Malam
Plh Kepala Dinkes Kabupaten Kudus, Mas'ut mengatakan, pihaknya memberangkatkan 125 warga Kudus ke Asrama Haji Donoduhan pada Rabu (9/6/2021).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemberangkatan warga Kudus terkonfirmasi Covid-19 untuk isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali hingga Rabu (9/6/2021) masih berlangsung.
Terhitung sudah ada 429 warga yang telah diberangkatkan.
Plh Kepala Dinkes Kabupaten Kudus, Mas'ut mengatakan, pihaknya memberangkatkan 125 warga Kudus ke Asrama Haji Donoduhan pada Rabu (9/6/2021).
Secara rinci, terdiri atas 61 laki-laki dan 64 perempuan.
Baca juga: Alhamdulillah, Angka Kasus Aktif Covid-19 Mulai Menurun di Kudus, Kesembuhan Pasien Bertambah
Baca juga: Sujud Syukur, 33 Warga Kudus Batal ke Donohudan setelah Hasil Tes Swab Antigen Keluar Negatif
Baca juga: Jateng Catatkan Kasus Baru Covid-19 Tertinggi, Pasien Terbanyak di Kudus
Baca juga: Temukan Banyak Ketidaksiapan Penanganan di Kudus, Menkes Minta Gubernur Ganjar Lakukan Ini
"Kami sudah berangkatkan 304 ditambah 125 orang."
"Sehingga total keseluruhan yang sudah kami bawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali ada 429 orang," kata Mas'ut kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/6/2021).
Mas'ut melanjutkan, pemberangkatan warga Kudus ke Donohudan Boyolali tidak termasuk anak-anak.
Kecuali kalau memang anak tersebut sudah terbilang mandiri.
"Jadi kecuali anak yang terlalu kecil dan sebagainya memang kami tidak berangkatkan."
"Anak yang sudah mandiri kami berangkatkan," kata dia.
Sedangkan untuk ibu hamil juga tidak diberangkatkan.
Hal itu sesuai dengan syarat yang dikeluarkan oleh pengelola isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali.
"Ibu hamil dilarang diikutsertakan karena termasuk dalam risiko tinggi," ujar dia.
Meski begitu sebelumnya ada ibu hamil yang diberangkatkan.
Saat ini masih menjalani isolasi di sana.
"Alhamdulillah yang bersangkutan baik-baik saja di sana," kata dia.
Dari hasil komunikasi yang pihaknya lakukan dengan pengelola isolasi terpusat, di sana mampu menampung hingga 700 orang.
Kalaupun lebih dari jumlah tersebut, warga Kudus yang isolasi mandiri di rumah tidak ditempatkan di asrama haji, melainkan di Diklat Jateng, Srondol Kota Semarang.
"Pokoknya diminta untuk (isolasi) dipusatkan di sana," kata dia. (Rifqi Gozali)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Lebih Mudah, Difabel Pencari SIM D di Polres Banjarnegara Difasilitasi Motor Roda 3
Baca juga: Murtinah Santai Saja Sikapi Pandemi, Begini Cerita Keseharian Pemulung di TPA Winong Banjarnegara
Baca juga: Begini Kronologi Truk Hantam Tiga Motor di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Akibatkan Empat Tewas
Baca juga: Warga Dusun Paponan Temanggung Belum Percaya, Orangtua Aisyah Tega Bunuh Anaknya, Ini Kata Mereka