Penanganan Corona

Kami Tidak Melarang Warga Cilacap Masuk Banyumas, Kapolresta: Hanya Memfilter di Wilayah Perbatasan

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman Lukmanul Hakim telah memerintahkan jajaran di Polsek untuk melakukan tes cepat antigen secara acak.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Firman Lukmanul Hakim. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagai bagian antisipasi terjadinya penularan Covid-19 varian baru di wilayah Banyumas, beberapa langkah dilakukan.

Salah satunya yakni dengan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang masuk wilayah Banyumas.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman Lukmanul Hakim pun telah memerintahkan jajaran di Polsek untuk melakukan tes cepat antigen secara acak.

Khususnya mereka warga Cilacap yang akan masuk ke Banyumas.

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 B1617.2 atau varian India yang terdeteksi masuk Cilacap melalui 13 anak buah kapal (ABK) asal Filipina.

Baca juga: Tak Ingin Virus Covid-19 Varian India Masuk, Pemkab Banyumas Minta ASN Berdomisili di Cilacap WFH

Baca juga: Pelaku Masuk Melalui Lubang Angin Kamar Mandi, Bobol Toko di Wilayah Kembaran Banyumas

Baca juga: Api Sambar 4 Karyawan Restoran di Rita Supermall Purwokerto, Diduga dari Selang Tabung Gas Bocor

Baca juga: Polisi Datangi Angkringan hingga Kafe di Purwokerto, Lakukan Tes Antigen ke Pelayan dan Pengunjung

"Sebagai daerah persinggungan dengan Cilacap, kami lakukan antisipasi."

"Pertama tracing dan testing (warga) dari Cilacap yang masuk Banyumas," kata Kombes Pol Firman seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (25/5/2021).

Sebaliknya, warga Banyumas yang diketahui habis bepergian dari Cilacap juga diminta untuk ditracing dan testing.

"Jangankan warga, anggota saya yang dari Cilacap juga saya suruh tracing."

"Tadi dua anggota ngaku minggu kemarin habis dari Cilacap," ujar Kombes Pol Firman.

Lebih lanjut Kombes Pol Firman mengatakan, tes cepat antigen akan dilakukan di perbatasan wilayah Banyumas dan Cilacap.

"Sekarang kami rencanakan penyekatan yang dari Cilacap, tapi tetap selektif."

"Tujuannya jangan sampai varian baru Covid-19 dari India masuk sini," jelas Kombes Pol Firman.

Kombes Pol Firman menggambarkan, penyekatanyang dilakukan berbeda pada saat arus mudik.

Pihaknya akan melakukan tes cepat antigen secara selektif.

"Misal ada satu mobil penuh, kami hentikan."

"Kemudian kami lakukan sampling tes cepat antigen," kata Kombes Pol Firman.

Kombes Pol Firman menegaskan, tidak ada larangan warga dari Cilacap masuk ke Banyumas atau sebaliknya.

"Kami bukan melarang orang Cilacap ke sini, tapi memfilter, kalau sehat monggo."

"Intinya kami tidak membatasi," ujar Kombes Pol Firman.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein juga meminta ASN Pemkab Banyumas yang berdomisili di Kabupaten Cilacap untuk work from home (WFH).

Sebaliknya, ASN Pemkab Cilacap yang berdomisili di Banyumas juga diarahkan untuk WFH.

Namun untuk keputusannya menunggu koordinasi dengan Sekda Kabupaten Cilacap. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Pemeriksaan Antigen Acak untuk Warga Cilacap yang Masuk ke Banyumas"

Baca juga: Perayaan Waisak di Kota Tegal: Hanya 30 Orang yang Ikuti Peribadatan di Metta Vihara

Baca juga: Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer

Baca juga: Warga Dusun Paponan Temanggung Belum Percaya, Orangtua Aisyah Tega Bunuh Anaknya, Ini Kata Mereka

Baca juga: 5 Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi, Jual dan Simpan Bahan Pembuat Petasan

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved